Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Empat Petugas Tersetrum Listrik saat Padamkan Kebakaran Ruko Dekat Pasar Gede Solo

Empat Petugas Tersetrum Listrik saat Padamkan Kebakaran Ruko Dekat Pasar Gede Solo
Foto: Petugas melakukan pemadaman kebakaran sebuah ruko di dekat kawasan Pasar Gede Solo (tangkapan layar/istimewa)

MURIANEWS, Solo– Upaya pemadaman kebakaran sebuah ruko di dekat Pasar Gede Solo sempat diwarnai insiden. Sejumlah petugas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Solo sempat tersetrum aliran listrik dan mengalami luka ringan saat berjibaku menjinakkan kobaran api.

Melansir dari Solopos.com, Komandan Regu Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Solo Herlambang menjelaskan, ada empat petugas Damkar Solo yang sempat tersetrum listrik saat hendak masuk ke bangunan yang terbakar. Hal ini disebabkan adanya kabel listrik yang putus.

“Rekan kami tersetrum. Karena mau dobrak pintu, tapi ternyata listrik masih nyala, (kabel) putus kena api, kami tidak tahu di bawah. Kami mundur telepon PLN, setelah padam kami masuk lagi. Yang tersetrum empat personel yang datang awal,” terang dia.

Baca juga: Ruko Dekat Pasar Gede Solo Kebakaran di Tengah Musibah Banjir dan Angin Kencang

Herlambang mengatakan, api sudah terkondisikan sekitar pukul 16.50 WIB. Saat ini, petugas masih melakukan pendinginan bara api yang ada di titik kebakaran.

“Saat ini kondisi api sudah terkendalikan. Ini masih pendinginan untuk bara-bara api,” jelas dia.

Dijelaskan, awalnya petugas pemadam kebakaran mendapatkan laporan kejadian sekitar pukul 15.00 WIB dari warga. Petugas lantas mendatangi lokasi kejadian tak lama kemudian. Herlambang mengatakan titik api diduga berasal dari belakang toko.

“Titik api dari belakang toko. Belum diketahui penyebab kebakaran. Namun titik kebakaran tepatnya ada di lantai dua bagian belakang rumah. Yang habis yang belakang, di depan kita bisa kendalikan. Api tidak menjalar ke depan,” imbuh dia.

Belum ada indikasi adanya korban karena pemilik rumah tidak berada di lokasi kejadian. Namun, proses pemadaman api cukup memakan waktu.

Herlambang mengatakan, petugas terkendala teralis yang terpasang di rumah. Selain itu, petugas terkendala aliran listrik yang masih menyala.

“Kita terkendala pintu teralis semua terkunci, didobel. Kita gunakan alat berat seperti kapak dan lingis, tidak bisa. Kita lewat belakang jendela,” jelasnya.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Jalanan dan Sejumlah Kawasan di Kota Solo Tergenang

Sumber api yang memicu kebakaran salah satu ruko di Pasar Gede itu diduga berasal dari rumah bagian belakang. Kemungkinan lokasi tersebut digunakan untuk gudang dan tempat tinggal atau rumah tangga.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, ruko tersebut milik Dewi Indrijati, 72. Saat kejadian kebakaran dia dan keluarganya sedang tidak berada di rumah.

“Aku lagi di toko di Coyudan. Tadi dikabari tetangga, pas mau pulang,” ujar dia.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: solopos.com

Comments
Loading...