Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ruko Dekat Pasar Gede Solo Kebakaran di Tengah Musibah Banjir dan Angin Kencang

Ruko Dekat Pasar Gede Solo Kebakaran di Tengah Musibah Banjir dan Angin Kencang
Foto: Petugas melakukan pemadaman kebakaran sebuah ruko di dekat kawasan Pasar Gede Solo (tangakapan layar/istimewa)

 

MURIANEWS, Solo– Kebakaran menimpa sebuah ruko di dekat kawasan Pasar Gede Solo, Jawa Tengah, Minggu (8/5/2022) sore. Kebakaran terjadi di tengah musibah banjir dan angin kencang yang melanda kota Solo akibat hujan deras.

Melansir dari Solopos.com, kebakaran terjadi satu ruko disampaikan anggota SAR Rajawali Merah Putih Amung Paliwara usai mengevakuasi pohon tumbang di Jl Kartika, Jebres.

“Selain beberapa kejadian (pohon tumbang), juga ada informasi terbaru kebakaran di dekat Pasar Gede. Untuk yang terbakar sementara informasi sebuah rumah,” tutur Amung.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Jalanan dan Sejumlah Kawasan di Kota Solo Tergenang

Hingga pukul 16.30 WIB, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses evakuasi lantai dua bagian belakang.

Salah satu warga setempat, Agustianto atau Oong mengatakan, lokasi yang terbakar merupakan ruko yang terdiri atas toko pakaian di lantai bawah dan lantai kedua yang digunakan sebagai tempat tinggal.

Ruko di Pasar Gede Solo yang mengalami kebakaran itu kebetulan kosong ditinggalkan pemiliknya. “Kalau setahu saya satu toko depan, kain. Kosong. Katanya pergi (pemiliknya),” jelas dia.

Sementara itu, Komandan Regu Damkar Solo Herlambang mengatakan, api sudah terkondisikan sekitar pukul 16.50 WIB. Saat ini, petugas masih melakukan pendinginan bara api yang ada di titik kebakaran.

“Saat ini kondisi api sudah terkendalikan. Ini masih pendinginan untuk bara-bara api,” jelas dia saat diwawancara awak media, Minggu.

Dijelaskan, awalnya petugas pemadam kebakaran mendapatkan laporan kejadian sekitar pukul 15.00 WIB dari warga. Petugas lantas mendatangi lokasi kejadian tak lama kemudian. Herlambang mengatakan titik api diduga berasal dari belakang toko.

“Titik api dari belakang toko. Belum diketahui penyebab kebakaran. Namun titik kebakaran tepatnya ada di lantai dua bagian belakang rumah. Yang habis yang belakang, di depan kita bisa kendalikan. Api tidak menjalar ke depan,” imbuh dia.

Belum ada indikasi adanya korban karena pemilik rumah tidak berada di lokasi kejadian. Namun, proses pemadaman api cukup memakan waktu.

Herlambang mengatakan, petugas terkendala teralis yang terpasang di rumah. Selain itu, petugas terkendala aliran listrik yang masih menyala.

“Kita terkendala pintu teralis semua terkunci, didobel. Kita gunakan alat berat seperti kapak dan lingis, tidak bisa. Kita lewat belakang jendela,” jelasnya.

Sumber api yang memicu kebakaran salah satu ruko di Pasar Gede itu diduga berasal dari rumah bagian belakang. Kemungkinan lokasi tersebut digunakan untuk gudang dan tempat tinggal atau rumah tangga.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: solopos.com

Comments
Loading...