Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tiga Bule Sukses Berenang dari Karimunjawa ke Jepara

Tiga bule saat tiba di Pantai Tegal Sambi Jepara usai berenang dari Karimunjawa. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Tiga bule atau warga negara asing (WNA) berhasil mengarungi laut dari Pulau Karimunjawa ke daratan Jepara, Jawa Tengah dengan cara berenang. Mereka bertiga berenang selama 47 jam.

Kondisi tubuh tiga bule itu masih terlihat cukup bugar saat mendarat di bibir Pantai Tegal Sambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Minggu (8/5/2022). Ketiga bule itu adalah Gentiel Guillen asal Swedia, Lorenz Gillen asal Belgia, dan Khalid Mahalatti dari Denmark.

Sebelumnya, mereka start renang dari Pantai Bobby Karimunjawa pada Jumat (6/5/2022) pukul 14.00 WIB. Lalu, mereka tiba di garis finish pada pukul 12.46 WIB, Minggu (8/5/2022).

Ketiganya berenang dengan jarak 90 kilometer atau sekitar 70 mil laut. Aksi mereka disebut sebagai 90 Kilometer Java Sea Swim.

Untuk menempuh jarak 90 kilometer itu, prediksi awal ketiga perenang tersebut adalah 50 jam. Namun, ternyata baru 47 jam mereka sudah bisa sampai ke garis finish.

“Di luar ekspektasi. Tiga jam lebih cepat dibanding prediksi awal,” kata Gentiel Gillen.

Baca: Mengenal Crazy Rich Jepara yang Bangun Jembatan

Ia menyebut, proses renang dari Karimunjawa ke Jepara dilakukan secara estafet. Setiap jarak lima kilometer sekali, mereka saling bergantian.

Gillen menjelaskan, aksi renang tersebut dilakukan supaya masyarakat lebih sadar akan lingkungan. Pasalnya, tak sedikit sampah dari darat yang terbawa arus sampai ke tengah laut dan menimbulkan pencemaran.

Sementara itu, Khalid, menceritakan bahwa selama berenang dia mendapati sedikit halangan. Seperti adanya badai, ubur-ubur sampai kapal-kapal besar terutama saat malam hari.

Mereka sengaja memilih rute itu untuk berkampanye pengurangan penggunaan plastik. Terutama bagi masyarakat Jepara.

“Setiap hari renang di sekitaran sini ada plastik, sepatu dan sampah lainnya. Jadi tidak enak,” kata dia.

Baca: Tradisi Lomban dan Larungan di Jepara Kembali Digelar

Sebelum melaksanakan renang itu, Khalid mempersiapkan diri selama lima bulan. Sebelumnya, ia sering berlatih berenang dari Pantai Tegal Sambi atau Pantai Teluk Awur menuju ke Pulau Panjang lalu kembali lagi.

“Sampahnya banyak selama perjalanan renang dari Karimunjawa ke Jepara. Sayang sekali, padahal lautnya bagus,” jelas dia.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...