Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dua Lansia di Grobogan Gantung Diri saat Libur Lebaran

Petugas PMI Grobogan mengevakuasi jenazah warga yang bunuh diri di Majenang, Kelurahan Kuripan, Purwodadi, Grobogan, Sabtu (7/5/2022) malam. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Dalam sepekan libur Lebaran ini, ada dua peristiwa gantung diri di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Keduanya merupakan warga lanjut usia (lansia).

Peristiwa gantung diri pertama terjadi pada pada Kamis (5/5/2022) lalu. Mukmin (71), warga Desa Kronggen, Kecamatan Brati, Grobogan ditemukan meninggal dengan kondisi tergantung di usuk rumah di Dusun Nadri, RT 01 RW 02 Desa Katekan, Kecamatan Brati, Grobogan.

Tidak diketahui secara pasti penyebab bunuh diri. Namun diduga karena frustrasi dengan gangguan pendengarannya. Sebab, ada obat telinga yang ditemukan di sekitar tubuhnya.

“Pakaian yang dipakai korban berupa jaket warna hijau muda. Gantung diri dengan seutas tali plastik berdiameter 0,5 cm, dan ada obat telinga,” kata Kapolsek Brati AKP Zainal Abidin.

Peristiwa kedua terjadi pada Sabtu Sabtu (7/5/2022) malam. Kini giliran Soegijanto (70) warga Plendungan, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi, Grobogan, yang memilih mengakhiri hidup dengan gantung diri.

Baca: Pria di Kudus Coba Bunuh Diri Usai Bakar Istri dan Bayinya, Begini Kondisinya

Soegiyanto ditemukan gantung diri di kamar kosnya yang dihuni seorang diri di Majenang, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi.

Berdasarkan laporan PMI Grobogan, korban diketahui gantung diri oleh tetangga kos dengan menggunakan seutas tali tampar yang dikaitkan di baja ringan di dalam kamar kos. Diduga, korban nekat gantung diri juga karena frustrasi.

Menurut Kusmanto, tetangga korban, dulu korban memiliki usaha, tetapi kemudian bangkrut. Korban juga sudah berpisah dengan istri dan anaknya. Korban pun tinggal seorang diri di kamar kos tersebut.

Baca: PK di Grobogan Bunuh Diri di Kamar Kos

“Korban sehari-hari tidak bekerja, makan di warung dekat kosnya itu. Kemarin itu kok tidak muncul-muncul, biasanya kan minta makan. Ternyata ditengok ke kosnya sekitar pukul 19.50 WIB tadi malam sudah meninggal gantung diri,” terangnya.

Kusmanto menambahkan, korban dibawa oleh petugas PMI dan kepolisian ke warga rumah sakit. Namun, belum diketahui apakah sudah ada keluarga yang mengambil jenazahnya.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...