Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Duh! Ada Sopir Bus di Grobogan yang Tak Layak Mengemudi

Duh! Ada Sopir Bus di Grobogan yang Tak Layak Mengemudi
Petugas memeriksa kesehatan sopir dan crew di Terminal Tipe B Purwodadi, Grobogan, Jateng, Sabtu (7/5/2022). (MURIANEWS/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – Sedikitnya ada tiga sopir dan dua kru bus dinyatakan tak layak mengemudi. Itu berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan dalam meningkatkan keselamatan para penumpang.

Sebanyak 44 sopir dan kru bus antar kota dalam provinsi (AKDP) diperiksa kesehatannya di Terminal Tipe B Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jateng, Sabtu (7/5/2022).

Tiga sopir dan dua kru bus itu diketahui mengalami buta warna, hipertensi, dan diabetes. Adapun dari tiga sopir itu, satu di antaranya mengalami hipertensi berat hingga tidak direkomendasikan untuk mengemudi.

Baca: Mirip Adegan Film, Kecelakaan Mobil Hantam Tiga Motor hingga 1 Pemudik Tewas di Grobogan

“Satu sopir tidak kami rekomendasikan untuk mengemudi. Sedangkan, sopir dan kru lain kami berikan terapi,” terang Sukamto, Kepala Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jateng mewakili Kepala Dinas Kesehatan Jateng.

Sukamto menambahkan, dalam pemeriksaan tersebut pihaknya juga menyasar terkait adanya penggunaan narkotika oleh para sopir dan kru bus. Namun, berdasar pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sejak pukul 07.30 WIB hingga 11.00 WIB itu, tidak ada yang positif menggunakan barang terlarang itu.

“Untuk NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif) semuanya negatif. Jika ada langsung kami serahkan ke kepolisian,” tambahnya.

Dalam kegiatan itu sendiri melibatkan sejumlah pihak. Selain Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, ada Balai Kesehatan Masyarakat Pati, Dinas Kesehatan Grobogan, Puskesmas Purwodadi, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Grobogan serta pihak kepolisian.

Sukamto selain pengemudi bus AKDP pada pagi hari, pemeriksaan kesehatan juga menyasar pengemudi bus antar kota antar provinsi (AKAP) pada sore hari. Targetnya, ada 100 pengemudi dan crew bus yang diperiksa.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...