Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Mengenal Crazy Rich Jepara yang Bangun Jembatan

Mengenal Crazy Rich Jepara yang Bangun Jembatan
Sosok Kholil, warga Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara yang membangun jembatan dengan kocek pribadinya. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Crazy Rich Jepara, Kholil ternyata bukan orang dengan status pendidikan yang mentereng. Ia hanya kuliah hingga satu semester saja.

Oleh warga Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Kholil dikenal pribadi yang ramah. Dengan orang yang baru dikenal pun, ia mencoba mengakrabkan diri.

Saat ditemui MURIANEWS, Rabu (4/5/2022), ia menceritakan masa lalunya yang berliku. Ia bahkan tak sunggan menyebut pendidikannya biasa-biasa saja.

Baca: Crazy Rich Jepara Habis-habisan Demi Bangun Jembatan

“Saya ini tidak jelas. Sekolah dulu ya, biasa-biasa saja. Bukan dari keluarga kaya,” kata Mbah Kholil, Rabu (4/5/2022).

Lelaki 54 tahun itu mengatakan pernah kuliah di fakultas hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Namun, karena orang tuanya tak mampu membiayai, akhirnya dia kuliah sambil bekerja. Dia memilih mengamen karena menurutnya itu yang cocok buat dirinya.

“Kalau pas tidak ada kuliah saya ngamen ke perumahan-perumahan. Ke kampung-kampung. Kadang rela tidak kuliah dan memilih ngamen. Gimana lagi, saya butuh makan butuh bayar kos-kosan,” kenang Mbah Kholil.

Baca: Gak Mau Kalah, “Crazy Rich” Jepara Bangun Jembatan Senilai Rp 3,7 M dari Kocek Pribadi

Karena keterbatasan dan kesibukan mengamen itulah, membuat kuliahnya menjadi kacau. Dia sering tak masuk kuliah.

Pada satu waktu, ia tak mampu membayar kuliah lantaran tak dapat kiriman dari orang tua. Karena desakan masalah ekonomi itu, akhirnya ia memutuskan berhenti dan keluar dari kuliah.

Mbah Kholil mengatakan, orang tuanya bukan dari kalangan berpendidikan tinggi dan kaya. Ayahnya hanya seorang kepala dusun dan ibunya hanya ibu rumah tangga.

“Seingat saya, saya kuliah itu tidak sampai genap empat bulan. Saya keluar dan kerja,” jelas Mbah Kholil.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...