Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Gak Mau Kalah, “Crazy Rich” Jepara Bangun Jembatan Senilai Rp 3,7 M dari Kocek Pribadi

Gak Mau Kalah, "Crazy Rich" Jepara Bangun Jembatan Senilai Rp 3,7 M dari Kocek Pribadi
Kondisi jembatan yang dibangun salah satu warga Jepara dengan uang pribadi. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Warga Jepara dibuat gempar oleh sebuah postingan di jagat maya. Dalam postingan itu disebutkan, seorang “Crazy Rich” Jepara bangun jembatan pakai kocek pribadi.

Tak tanggung-tanggung, ia menghabiskan uang sebesar Rp 3,7 miliar dari dompet pribadinya. Postingan itu kali pertama diunggah akun @JJoyowaskito, Selasa (3/4/2022).

Hingga kini, postingan tersebut telah dibagikan 111 kali. Tak hanya itu, di Facebook, postingan itu dicapture dan dibagikan di banyak fanspage.

Baca: Crazy Rich Grobogan Menyesal Bangunkan Jalan: Kenapa Tidak dari Dulu

Dalam postingan itu, dijelaskan jembatan itu berada di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. MURIANEWS, kemudian memastikan kebenaran kabar tersebut dengan menemui pemilik akun @JJoyowaskito, Kholil (54).

Saat ditemui Kholil mengaku dirinya lah orang yang membangun jembatan tersebut, meski tak seluruhnya dari kantong pribadinya. Namun, 99 persen dana pembanguunannya dari kocek miliknya.

“Habisnya sekitar Rp 3,7 miliar. 99 persen uang saya pribadi,” kata Kholil, saat ditemui di jembatan yang ia bangun itu di RT 15/ RW 8 Dukuh Kedungjogo, Desa Kecapi, Rabu (4/5/2022) siang.

Jembatan itu baru selesai dibangun. Itu telihat dari banyaknya sisa-susa material pengecoran yang belum dibuang. Seperti triplek atau bambu saat pengecoran.

Lokasi jembatan itu membentang di atas Kali Wiso. Panjangnya 22 meter dan lebar 6 meter. Jembatan itu kini menjadi akses antardukuh di Desa Kecapi.

Selain dari kocek pribadi, Kholil mengaku mendapatkan bantuan aspirasi dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Jepara senilai Rp 150 juta. Dana itu digunakan untuk membuat pagar pengaman jembatan.

Selain itu, ada pula bantuan dari Kepala Desa Kecapi secara pribadi berupa semen sekitar 40 sak. Serta dari salah satu temannnya sebanyak 160 sak semen.

“Saya tidak pernah mengajukan proposal kepada siapapun. Semua saya usahakan sendiri,” kata pria asli kelahiran Desa Kecapi ini.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...