Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Polisi Amankan 40 Kg Bahan Peledak dari Pembuat Mercon di Demak

Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono saat konferensi pers di Mapolres Demak, Sabtu (30/4/2022). (Humas Polres Demak)

MURIANEWS, Demak – Polisi mengamankan 40 kg bahan peledak dari tangan dua tersangka pembuat mercon di Demak. Puluhan kilogram bahan peledak tersebut saat ini diamankan Polres Demak sebagai barang bukti.

Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono dalam konferensi pers di Mapolres Demak mengatakan, 40 kg bahan peledak tersebut rencananya akan dibagi untuk pembuatan mercon berbagai ukuran. Sayangnya sebelum mercon tersebut selesai dikerjakan para pembuat mercon tersebut berhasil ditangkap polisi.

Baca: Dua Pembuat Mercon di Demak Ditangkap Polisi, Tiga Buron

”Sejak awal mercon ataupun petasan ini sudah dilarang. Tapi mereka nekat membuatnya dengan kasapitas besar,” katanya, Sabtu (30/4/2022).

Ia menyebutkan, selain bubuk obat mercon 40 kg itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat dengan Nopol H 2479 AQE, 1 timbangan Bebek, 2 ember besar, 2 buah centong nasi, 1 gunting, 1 piring dan 1 corong kecil.

”Semuanya sudah kita amankan sebagai barang bukti. Saat ini ada dua tersangka yang kami amankan. Tersangka ini dipastikan bertambah mengingat ada tiga lagi yang berstatus buron,” terangnya.

Kedua tersangka tersebut adalah Abdul Latief (22) dan Rustam (35). Keduanya merupakan warga Desa Turitempel, Kecamatan Guntur, yang di duga memproduksi bubuk obat mercon.

Mereka ditangkap pada hari Jumat (29/4/2022), saat membuat obat mercon di sebuah lahan kosong yang berada di Desa Turitempel, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak.

Selain Abdul Latief dan Rustam, tiga tersangka lainnya yang masih buron berinisial AS, MK, dan MR. Mereka lari saat mengetahui petugas datang ke lokasi pembuatan obat mercon.

”Mereka dijerat dengan Pasal 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” tandasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...