Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

METRO YOGYAKARTA

Direvitalisasi, Salat Idulfitri di Alun-Alun Utara Dipindah di Masjid Gedhe Kauman

Ilustrasi. Sejumlah warga saat menunaikan salat. (Dok. MURIANEWS)

MURIANEWS, Yogyakarta — Rencana salat Idulfitri yang akan digelar di Alun-alun Utara, Kota Yogyakarta terpaksa diganti. Hal itu dikarenakan, Alun-alun Utara masih dalam tahap revitalisasi.

Sebagai gantinya, Salat Id untuk merayakan Hari Raya Idulfitri akan digelar di Masjid Gedhe Kauman yang lokasinya berdekatan dengan Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta.

Meski demikian, jumlah jemaah Salat Id ini pun nantinya akan dibatasi. Kuota jemaah Salat Id di Masjid Gedhe Kauman hanya dibatasi sekitar 1.000 orang.

Baca: Pemda DIY Izinkan Warganya Gelar Salat Idulfitri Berjemaah

Koordinator Pelaksana Lapangan PHBI DIY, Budi Setiawan mengatakan persiapan Salat Id sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir.

“Alhamdulillah semua sudah disiapkan setelah dua tahun libur,” kata dia kepada Solopos.com, Jumat (29/4/2022).

Dalam pelaksanaan Salat Id, protokol kesehatan akan tetap ditegakkan sesuai dengan surat edaran dari Satuan Tugas Covid-19.

“Karena sedang ada proyek revitalisasi Alun-Alun Utara, [Salat Id] pindah di halaman Masjid Gedhe Kauman dengan kapasitas yang sangat terbatas,” tuturnya.

Biasanya, kata dia, Alun-Alun Utara bisa menampung lebih dari 10.000 jemaah. Meski demikian, karena dipindahkan ke halaman masjid, jumlah jemaah yang bisa ditampung pun tak lebih dari 1.000 orang.

Baca: Alun-Alun Jepara Dibolehkan Untuk Salat Idulfitri

“Sekitar 1.000 dan nanti meluber di Jalan Alun-Alun Utara. Jemaah harap hadir pukul 06.30 WIB, salat akan dimulai pukul 07.00 WIB. Sebagai imam/khatib Ustaz Asrul Jamaludin,” ucap dia.

Sementara untuk lokasi Salat Id di Alun-Alun Kidul berdasarkan edaran dari PHBI Kecamatan Kraton, masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Imbauan yang disampaikan di antaranya membawa alas salat dan sajadah, memakai masker, membawa hand sanitizer, serta meyakinkan diri dalam kondisi sehat dalam arti tidak ada gejala terpapar Covid-19.

Selanjutnya suhu badan normal, menjaga jarak aman dan tidak melakukan sentuhan fisik dengan jemaah lain, dan hadir lebih awal agar saf salat bisa diatur.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...