Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Alokasi Pupuk di Kudus Belum Sesuai Kebutuhan

Ilustrasi: Tumpukan pupuk. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Kudus – Alokasi pupuk bersubsidi untuk pertanian di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada tahun 2022 ini belum sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Adapun rinciannya, untuk pupuk urea subsidi sendiri, alokasi yang diterima adalah sebesar 9.875 ton, sementara RDKKnya adalah sebanyak 13.197,58 ton.

Kemudian untuk pupuk SP-36, alokasi yang diterima adalah sebanyak 450 ton sementara RDKKnya adalah sebanyak 501,97 ton. Selanjutnya untuk pupuk ZA, alokasi yang diterima adalah sebanyak 3.414 ton, sedangkan RDKKnya  3.518,12 ton.

“NPK juga, dari pengajuan kami di RDKK sebanyak 19.604,82 ton, hanya dialokasikan sebanyak 6.750 ton,” ucap Anggota Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Abdullah Muttaqin, Sabtu (30/4/2022).

Selain itu, tambah dia, untuk pupuk POC yang diajukan adalah sebanyak 173.330 ton namun baru dialokasikan sebanyak 3.000 ton. Kemudian untuk POG sebanyak 2.286,71 ton baru dialokasikan 964 ton.

“Namun kami yakin ini masih cukup, stok pupuk bersubsidi saat ini juga cukup karena sebelumnya tim gabungan sudah melakukan monitoring di lapangan,” imbuhnya.

Ia pun meminta pemilik kios pupuk lengkap (KPL) mengumumkan daftar petani yang mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi sebagai bentuk transparansi.

Baca: Stok Pupuk Bersubsidi di Jepara Diklaim Aman

Dia menambahkan, berdasarkan hasil koordinator kemarin, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) meminta pemilik kios pupuk lengkap (KPL) untuk mengumumkan daftar petani yang mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi di KPL terkait. Hal itu dilakukan sebagai bentuk transparansi untuk para petani.

“Kebijakan mencantumkan nama masing-masing petani yang mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi memang baru, saat ini semua nama petani yang menerima alokasi pupuk bersubsidi bisa dilihat dari daftar penerima yang terdapat di masing-masing KPL,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...