Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Harga Kembang untuk Ziarah di Kudus jadi Mahal

Pedagang bunga untuk ziarah di Kabupaten Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Harga kembang yang digunakan untuk ziarah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menjadi mahal menjelang Lebaran Idulfitri. Meski harga naik, pembelinya tak berkuran justru bertambah, lantaran banyak orang yang berziarah mendekati Lebaran.

MURIANEWS menyambangi penjual bunga yang biasanya digunakan untuk berziarah ke makam. Lokasinya ada di sebelah utara Madjid Baitul Muttaqin. Tepatnya, di Jalan Sosrokartono, Desa Barongan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Sulasmi, penjual bunga di kawasan Jalan Sosrokartono, mengatakan kenaikan harga bunga terjadi sejak Kamis (28/4/2022).

Dia menjelaskan, untuk bunga kenanga sebelum Idulfitri dijual seharga Rp 20 ribu per keranjang. Saat ini dia menjual dengan harga Rp 35 ribu per keranjang.

Kemudian, untuk harga bunga Mawar sebelum Idulfitri harganya Rp 15 ribu per keranjang. Saat ini menjadi Rp 25 ribu per keranjang.

Harga gading juga mengalami kenaikan menjelang Lebaran Idulfitri. Harga gading awalnya Rp 20 ribu per 100 biji, kini naik menjadi Rp 50 ribu per biji.

“Bunga sedap malam setangkai awalnya Rp 5 ribu. Sekarang menjadi Rp 15 ribu setangkai,” katanya, Sabtu (30/4/2022).

Baca: Cerita Dibalik Kue Lebaran Serba Ikan Khas Jepara

Sulasmi menambahkan, harga bunga untuk ziarah rutin naik menjelang lebaran Idulfitri setiap tahunnya. Meski mengalami kenaikan, pembelinya tidak berkurang.

“Malah nambah karena mereka butuh untuk ziarah. Kalau mau Lebaran seperti ini ada 50 orang lebih yang beli seharinya. Kalau tidak momen menjelang Lebaran paling hanya 20 orang sehari,” sambungnya.

Pendapatannya ikut bertambah. Dalam sehari dia mampu mengantongi Rp 7 juta. “Kalau hari biasa tidak momen lebaran ya sehari dapat Rp 3 juta,” imbuhnya.

Dia berencana tetap buka hingga Lebaran Idulfitri. Menurutnya, pembelinya masih mencari bunga saat H+1 hingga H+3 Lebaran Idulfitri.

Rukanah, Pedagang bunga di kawasan tersebut juga menaikkan harga sejak Kamis (28/4/2022) lalu. Kenaikan harganya bervariasi untuk jenis bunga.

“Bunga selasih seikat seperti ini sekarang harganya Rp 5 ribu. Sebelumnya Rp 1.500,” katanya.

Baca: Apa yang Dibaca Rasulullah saat Ziarah Kubur? Ini Jawabannya

Harga gading di tempatnya juga mengalami kenaikan. Dari yang awalnya Rp 30 ribu per 100 biji menjadi Rp 50 ribu per 100 biji.

“Bunga Melati juga naik dari yang awalnya Rp 100 ribu per kilogram, sekarang saya jualnya jadi Rp 250 ribu per kilogram,” sambungnya.

Pendapatannya ikut bertambah menjelang lebaran tahun ini. Yakni mencapai Rp 2 juta sehari. “Kalau hari biasa paling ya dapat Rp 600 ribu sehari,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli asal Desa Tanjungkarang, Kudus, Putri mengaku rutin membeli bunga untuk ziarah di kawasan Jalan Sosrokartono itu.

Dia tidak masalah dengan adanya kenaikan harga bunga. Menurutnya, hal itu masih lumrah.

“Ya memang naik harganya. Tetapi tidak masalah karena memang ada momen lebaran ini. Kalau menurut saya harga naik setahun sekali ya biasa,” imbuhnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...