Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Tips Beli Pelek Motor Bekas yang Perlu Diketahui

Ini Tips Beli Pelek Motor Bekas yang Perlu Diketahui
Foto: Ilustrasi pelek motor (detik.com/Khairul Imam Ghozali)

MURIANEWS, Kudus- Pelek adalah salah satu komponen penting pada sepeda motor. Pelek berfungsi sebagai dudukan ban pada kendaraan.

Pelek roda merupakan bagian terpenting yang menyangkut keselamatan kendaraan. Untuk itu, supaya aman berkendara maka kondisi pelek roda harus dipastikan kuat menopang beban kendaraan.

Jika pelek sudah rusak atau membahayakan, para pemilik motor biasanya langsung menggantinya. Selain beli baru, sebagian pemilik motor juga memilih membeli barang bekas atau seken.

Baca juga: Ini Cara Aman Menaklukan Tanjakan saat Berkendara dengan Motor Kopling

Pembelian pelek bekas ini juga sering dilakukan bagi mereka yang ingin melakukan modifikasi motornya. Alasannya, harga pelek bekas dirasa terjangkau kantong dibandingkan beli barang baru dari toko.

Namun saat akan membeli sebuah pelek bekas, terdapat beberapa hal yang perlu kamu ketahui terlebih dahulu. Berikut tips memilih pelek bekas sebelum membelinya, seperti dilansir dari laman Astra Motor, Jumat (29/4/2022).

1. Ketahui histori penggunaan

Karena yang akan kamu beli adalah pelek bekas, artinya pelek tersebut sudah pernah digunakan sebelumnya. Nah, tugasmu sebagai pembeli adalah mencari tahu bagaimana track record pemilik pelek yang lama.

2. Perhatikan secara detail kondisi fisik pelek

Bersyukurlah jika kamu mendapatkan penjual yang jujur dan justru merekomendasikanmu terhadap pelek yang berkondisi bagus. Namun, penjual jujur saja tak cukup karena kamu juga harus melihat secara detail mengenai kondisi fisik pelek yang ingin kamu beli.

Pastikan kamu melakukan pengecekan menyeluruh terhadap semua bagian pelek. Jika ada bagian yang cacat, perhatikan kembali apakah itu akan berpengaruh terhadap pengalaman berkendaramu? Penting untuk mempertimbangkan kondisi fisik pelek yang akan kamu bawa pulang.

3. Jangan membeli pelek yang retak

Beberapa penjual mungkin juga menawarkan pelek yang bekas diperbaiki dengan las. Biasanya, pelek dengan kondisi seperti ini sudah pernah mengalami keretakan sehingga harus direparasi. Sayangnya, pelek dengan kondisi seperti kurang direkomendasikan.

Sebab, keretakan pada pelek bisa kembali saat ia digunakan berkendara dan terbentur dengan keras di jalan. Daripada kamu harus mengeluarkan uang lagi untuk perbaikan pelek, mending cari pelek lain yang masih dalam kondisi bagus.

4. Periksa kondisi bibir pelek

Kondisi bibir pelek bisa kamu lihat secara gamblang. Jika pelek tampak penyok, sebaiknya ganti pilihanmu pada pelek yang lain. Meski bisa diperbaiki ulang, namun kamu harus mengeluarkan biaya tambahan untuk itu.

5. Perhatikan logo yang tertera

Setiap pelek tentu memiliki mereknya tersendiri. Biasanya merek sebuah pelek dibuat dengan metode emboss atau cetak timbul. Nah, jika kondisi logo masih terlihat dengan jelas tanpa adanya kecacatan, itu artinya pelek memiliki kualitas yang bagus.

Sedangkan jika kamu melihat logo pada pelek yang sudah mulai memudar atau rusak, kemungkinan terbesar pelek tersebut sudah pernah mengalami perbaikan. Lebih baik hindari memilih pelek dengan kondisi seperti ini.

6. Cek kondisi cat

Tidak bermaksud negative thinking, namun sebagai pembeli kamu tetap harus kritis sebelum memutuskan untuk meminang sebuah pelek bagi kendaraan bermotormu. Jangan sampai saat sudah kamu bayar dan bawa pulang, kamu baru menyadari terdapat kecacatan pada pelek.

Nah, untuk itu kamu perlu memperhatikan kondisi cat peleknya. Siapa tahu cat ini digunakan untuk menutupi kondisinya yang pecah-pecah atau bahkan berkarat. Atau untuk cari amannya, lebih baik kamu membeli pelek yang belum pernah dicat ulang sebelumnya.

7. Cari tahu apakah ada bekas bubut pada pelek

Bekas bubut bisa ditemukan pada permukaan pelek jika ia pernah mengalami penyok atau bengkok yang cukup parah. Nah, jika kamu menemukan bekas bubutan ini dalam jumlah yang cukup banyak, sebaiknya urungkan niatmu untuk membeli pelek tersebut. Carilah pelek lain yang sesuai dengan preferensimu namun masih dalam kondisi baik untuk digunakan.

Bagaimana pun pelek adalah salah satu komponen penting yang bekerja sama dengan ban motor. Untuk itu, dalam pemilihannya sebelum membeli kamu harus berhati-hati. Jangan sampai pelek bekas yang kamu beli tanpa mengetahui kondisinya justru membuatmu membahayakan keselamatan diri sendiri.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: astramotor.co.id

Comments
Loading...