Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Manfaatkan Lebaran untuk Perkuat Kebangkitan dari Pandemi

Ketupat luar, salah satu yang disajikan saat Lebaran. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Momentum Lebaran bisa dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan bangsa. Terutama untuk mengakselerasi kebangkitan dari dampak pandemi.

Dengan modal jalinan persatuan yang kuat, setiap anak bangsa dinilau mampu meningkatkan produktivitas di bidangnya masing-masing.

“Modal sosial yang terbentuk pascaLebaran dengan menguatnya saling pengertian antarsejumlah pihak yang membentuk semangat persatuan harus dimanfaatkan untuk mengakselerasi kebangkitan bangsa Indonesia,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/4/2022).

Menurut dia, suasana saling memaafkan pada suasana Lebaran harus mampu membuka sekat-sekat perbedaan dari setiap anak bangsa. Sehingga gar mampu menjawab berbagai tantangan yang sedang dihadapi negeri ini.

Rerie, sapaan akrab Lestari menilai untuk mengakselerasi kebangkitan bangsa ini dari dampak pandemi, para pemangku kepentingan harus pandai memanfaatkan berbagai momentum yang ada.

“Untuk menggerakkan masyarakat luas menuju satu tujuan bersama, membutuhkan semangat dan pemahaman yang sama terhadap tantangan dan hambatan yang dihadapi bangsa,” terangnya.

Baca: Mudik ke Kudus dengan Sleeper Bus, Ini Tarif dan Fasilitasnya

Karenanya, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, situasi saat sejumlah pihak saling memaafkan dan saling memahami harus dimanfaatkan untuk membangun semangat persatuan sebagai modal untuk menjawab tantangan bangsa saat ini.

“Kerja-kerja besar bangsa ini sudah di depan mata seperti penyelenggaraan pemilu serentak, penyelesaian berbagai masalah ekonomi, hukum, sosial dan budaya. Tantangan itu membutuhkan partisipasi aktif para pemangku kepentingan bersama masyarakat dalam proses menjawabnya,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...