Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

TNI AL Amankan 18 Kapal Ekspor Minyak Sawit Mentah dan Batu Bara Ilegal

TNI AL Amankan 18 Kapal Ekspor Minyak Sawit Mentah dan Batubara Ilegal
Kondisi terkini kapal tongkang yang sengaja dikandaskan di dekat Pantai Sekembu Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansyur Hidayat)

MURIANEWS, Jakarta- Jajaran TNI AL berhasil menggagalkan rencana ekspor minyak sawit mentah dan batubara illegal dengan menggunakan 18 kapal.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengatakan, sebanyak 18 kapal itu terdiri dari tujuh kapal bermuatan 63 juta metrik ton CPO dan 11 kapal bermuatan 51.000 metrik ton batubara.

Yudo mengatakan, penangkapan kapal tersebut sesuai instruksi Presiden Joko Widodo.

“Sesuai instruksi presiden waktu itu bahwa dengan kelangkaan minyak goreng kali ini, maka disetop untuk ekspor. Kita perintahkan langsung saat itu,” kata Yudo, dikutip dari Kompas.com, Kamis (28/4/2022).

Dia menambahkan, setelah dilakukan penangkapan, TNI AL menyerahkan kepada pemerintah terkait proses berikutnya.

“Tetap kita berkoordinasi dengan kementerian-lembaga terkait,” ucap Yudo.

Baca: Korupsi Ekspor Minyak Goreng Disebut Danai Penundaan Pemilu 2024

Ia juga memastikan bahwa TNI AL akan meningkatkan patroli terhadap praktik penyelundupan CPO atau minyak sawit mentah. Bahkan, ia telah memerintahkan jajarannya untuk langsung menangkap penyelundup CPO.

“Kita fokuskan untuk perintahkan pada jajaran apabila melihat seperti itu agar segera diperiksa dan kita tangkap untuk diproses hukum,” ucap dia.

Selain itu, Yudo meminta agar jajarannya mulai bersiaga di lokasi yang diduga menjadi tempat pengiriman CPO.

“Tempat-tempatnya sudah kita petakan di mana saja sebenarnya jalur distribusi ekspor CPO, maka kita awasi karena sudah perintah (Presiden Joko Widodo),” jelas Yudo.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...