Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Microsleep saat Berkendara Bahaya, Ini Tips Menghindarinya

Ilustrasi mengemudi. (Pixabay)

MURIANEWS, Kudus – Microsleep merupakan kondisi seseorang kehilangan konsentrasi karena mengantuk. Kondisi ini kadang terjadi pada seseorang yang tengah mengemudi.

Wakil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus dr Dony Wicaksana mengatakan microsleep bisa disebut sebagai kondisi mengantuk singkat. Penyebabnya, karena konsentrasi yang menurun akibat kelelahan.

“Bisa juga karena suplai oksigen ke otak kurang, sehingga memberikan respon rasa kantuk,” katanya, Kamis (28/4/2022).

Menurutnya kondisi mengantuk saat microsleep terjadi sekian detik. Tanda-tandanya seperti hilang konsentrasi, sering menguap, mata sering berkedip, pandangan mata menjadi kabur, dan tidak dapat mengingat situasi saat mengantuk.

Menurut dia, bagi pengendara yang mengalami microsleep bisa membahayakan. Salah satu pemicunya berasal dari AC mobil.

Baca: Ini Tips Merawat Electric Starter Motor agar Awet dan Tidak Rewel

Dia menyarankan, bagi pengendara yang mengalami microsleep untuk menghentikan mobil di tempat aman.

Pengemudi yang mengalami microsleep tidak dianjurkan memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan.

“Berhenti di tempat aman, kemudian hirup udara selama lima sampai sepuluh menit. Lakukan istirahat selama 20 hingga 30 menit,” terangnya.

Baca: Ini Tips Aman Berkendara Motor bagi Wanita Berhijab

Dia memberikan tips sebelum menyetir mobil agar memastikan kondisi tubuh sedang bugar. Salah satu caranya dapat dilakukan dengan cara beristirahat terlebih dahulu. “Kalau yang suka kafein bisa meminum kopi terlebih dahulu,” imbuhnya.

 

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...