Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Awak Bus AKAP di Terminal Pilangsari Sragen Dites Urine, Ini Hasilnya

Petugas memeriksa urine salahbsatu awak bus dalam pemeriksaan kesehatan oleh tim DKK di Terminal Pilangsari Ngrampal, Sragen, Kamis (28/4/2022). (Espos/Tri Rahayu)

MURIANEWS, Sragen — Tim gabungan Polres Sragen, Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen, dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen kembali melakukan pemeriksaan awak bus, Kamis (28/4/2022).

Total ada 27 awak bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Pilangsari, Sragen yang diperiksa. Selain memeriksa kesehatan, petugas juga memeriksa urine para awak bus untuk memastikan ketergantungan obat-batan, alkohol, hingga narkoba.

Baca: Ramp Check, 5 Bus Antar-Provinsi di Kudus Ditilang

Tak hanya itu, tim gabungan juga mengecek kondisi fisik kendaraan bus AKAP. Pemeriksaan meliputi kelaikan bus, kelengkapan bus, surat-surat. Tim gabungan juga mengimbau penumpang untuk berhati-hati.

KBO Satlantas Polres Sragen, Iptu Supriyanto, saat ditemui wartawan Kamis siang menyampaikan pemeriksaan kendaraan dan awak bus AKAP dilakukan demi kelancaran mudik Lebaran 2022.

Pemeriksaan kendaraan dilakukan untuk menjamin kondisi kendaraan laik jalan dan meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Yang diperiksa kondisi bus, seperti ulir ban, rem, hingga masa uji layak atau tidaknya operasional bus. Selama satu jam terakhir sudah 11 bus yang diperiksa dan tidak ditemukan kendaraan tidak laik jalan,” ujarnya seperti dikutip Solopos.com.

Baca: Dishub Pati Gelar Ramp Check Armada Angkutan Lebaran

Tim gabungan akan menghentikan kendaraan yang tidak laik jalan demi kelancaran dan keselamatan mudik Lebaran.

Kabid Angkutan Dishub Sragen, Joko Purnomo, menambahkan pengecekan bus dilakukan dengan teknik ramp check, yakni pemeriksaan lampu, rem, klason, kelengkapan alat pemadam kebakaran, alat pemecah kaca darurat, ban, dan seterusnya. “Pemeriksaan ini dilakukan untuk menjamin keselamatan,” jelasnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) DKK Sragen, Sri Subekti, mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap 27 awak bus AKAP.

Baca: 2 Truk Terjebak Banjir Lahar Hujan Kali Woro Klaten, Sopir Selamat

Dari hasil pemeriksaan, kata dia, ditemukan kadar gula darah sampai 500 dan tensi sampai 190/110 .

Mereka yang tensi tinggi, ujar dia, karena kelelahan. Di sisi lain, awak bus yang memiliki kadar gula tinggi karena memiliki riwayat penyakit. “Untuk tes urine dan kadar alkohol tidak ditemukan,” ujarnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...