Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ribuan Masker Disebar ke Titik-Titik Rawan Kerumunan di Kudus

Pemberian masker dan hand sanitizer secara simbolis oleh Pemkab Kudus ke PCNU, Kamis (28/4/2022). (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah menyebar puluhan ribu masker dan ribuan hand sanitizer beserta sabun cuci tangan di titik-titik rawan terjadi kerumunan di Kota Kretek saat Lebaran tahun ini.

Pemkab melakukan hal itu dengan tujuan untuk mengantisipasi adanya penularan Covid-19 yang terjadi akibat adanya kerumunan. Adapun titik sasarannya adalah seperti di pasar tradisional, masjid, tempat perbelanjaan modern, objek wisata, hingga titik-titik lokasi pemudik.

“Titik yang dirasa punya mobilitas paling tinggi kami berikan perlengkapan ini, seperti pasar itu kan banyak sekali pengunjungnya, jadi harus ada sarana pendukung prokes yang mumpuni,” ucap Bupati Kudus HM Hartopo, Kamis (28/4/2022).

Baca: Bupati Kudus Izinkan Perayaan Tradisi Lebaran

Selain pasar, sarana peribadatan masjid juga akan bersiap menampung ribuan jemaah yang akan menjalankan salat Idulfitri. Sehingga perlu adanya peningkatan sarana penunjang penerapan protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan di sana.

“Karena itu kami juga mengundang PCNU dan Muhammadiyah, kami harapkan mereka juga bisa memberi sosialisasi dan edukasi terkait penerapan prokesnya,” pungkas Hartopo.

Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Rinardi Budiyanto merincikan, untuk perangkat prokes yang disebar Pemkab Kudus pada kesempatan kali ini terdiri dari 3.050 sabun cuci tangan, 1.850 hand sanitizer, dan 35 ribu masker medis.

Baca: Dukcalpil Kudus Buka Layanan Ekstra untuk Pemudik, Catat Tanggalnya

Yang paling banyak mendapatkan bantuan, sambung dia, adalah di sektor tempat peribadatan masjid.

“Ada 696 masjid baik NU maupun Muhammadiyah yang mendapat bantuan ini, kemudian tempat wisata 30 titik, pasar 27 titik, dan terminal maupun rest area enam titik,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...