Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ditahan di Rutan Solo, Mantan Bupati Klaten Dapat Remisi 1,5 Bulan

Bupati Klaten (nonaktif) Sri Hartini saat menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang. (Antaranews.com)

MURIANEWS, Solo — Mantan Bupati Klaten Sri Hartini yang terjerat kasus korupsi pada 2017 silam mendapat remisi atau pengurangan hukuman dalam momen Hari Raya Idulfitri 2022. Sri Hartini yang divonid 11 tahun penjara itu mendapat remisi 1,5 bulan atau 1 bulan 15 hari.

Hal itu diungkapkan Kepala Rutan Kelas I Solo, Urip Dharma Yoga. Ia pun menjelaskan, remisi tersebut sudah terbit bebarengan 98 warga binaan di Rutan Solo.

Baca: 99 Warga Binaan Rutan Solo Terima Remisi Hari Raya, Satu Langsung Bebas

”Kami sudah usulkan remisi Bu Sri dan sudah terbit keputusannya, yaitu remisi satu bulan 15 hari,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Kamis (28/4/2022).

Menurut Urip, remisi untuk eks Bupati Klaten tersebut tidak hanya diberikan pada Lebaran tahun ini. Pada Lebaran tahun lalu, Sri Hartini juga mendapat remisi satu bulan. Lalu pada 17 Agustus 2021 lalu Sri mendapatkan remisi dua bulan

”Remisi Bu Sri tahun 2021 sudah dapat, remisi pada Agustus dua bulan, dan remisi Lebaran tahun lalu satu bulan. Tahun ini remisinya pun sudah kami usulkan dan sudah terbit untuk satu bulan 15 hari,” katanya.

Baca: Bupati Klaten Sri Hartini Divonis 11 Tahun Penjara

Sebelumnya, Urip menyebutkan ada 99 warga binaan di Rutan Kelas I Solo yang mendapatkan remisi. Dari remisi yang diterima paling banyak remisi satu bulan 15 hari.

Ia pun merinci, ke 99 warga binaan tersebut, 43 orang mendapat remisi 15 hari, 52 orang mendapat remisi satu bulan, dan empat orang mendapat remisi 1,5 bulan.

“Yang paling banyak remisi satu bulan 15 hari. Bahkan satu warga binaan akan langsung bebas karena habis masa hukumannya setelah dapat remisi,” terangnya.

Ia menyebutkan, warga binaan yang langsung bebas tersebut merupakan terpidana kasus perjudian yang dijerat dengan pidana penjara enam bulan.

“Yang bebas langsung satu orang, kasus judi, kurungan enam bulan. Remisi 15 hari, langsung pulang,” urainya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...