Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kasus Suap Ade Yasin, KPK Sita Uang Rp 1 Miliar

KPK nampak mengamankan uang hasil sitaan (detik.com)
KPK nampak mengamankan uang hasil sitaan (detik.com)

MURIANEWS, Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Bogor Ade Yasin bersama dengan 7 orang lainnya dalam kasus suap kepada Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Suap itu silakukan untuk mendapatkan opini Wajar tanpa Pengecualian (WTP) dalam sistem pengelolaan keuangan kota.

Dalam kasus ini, KPK juga berhasil menyita uang tunai sebesar Rp 1 miliar yang diduga digunakan untuk menyuap auditor BPK untuk mendapatkan opini WTP tersebut.

“Dalam kegiatan tangkap tangan KPK berhasil melakukan penyitaan barang bukti berupa uang rupiah dengan total Rp 1.024.000.000 (miliar) yang terdiri dari Rp 570 juta tunai, dan uang yang pada rekening bank dengan jumlah sekitar Rp 454 juta rupiah,” kata Ketua KPK Firli Bahuri, dikutip dari Detik.com, Kamis (28/4/2022).

Baca: KPK Tetapkan Tersangka Ade Yasin Terkait Kasus Suap Auditor BPK

Ade Yasin ditetapkan tersangka bersama Sekdis Dinas PUPR Kabupaten Bkaogor, yakni Maulana Adam, Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah, dan PPK pada Dinas PUPR Kab kabupaten Bogor Rizki Taufik.

Selain itu, KPK juga menetapkan empat pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat yang menjadi tim auditor pemeriksa laporan keuangan Pemkab Bogor.

Mereka adalah Anthon Merdiansyah selaku Pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Kasub Auditorat Jabar III/Pengendali Teknis, Arko Mulawan selaku pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Ketua Tim Audit Interim Kab. Bogor, Hendra Nur Rahmatullah Karwita selaku pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Pemeriksa, Gerri Ginajar Trie Rahmatullah selaku pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Pemeriksa.

Baca: Selain Ade Yasin, KPK Juga Tetapkan 7 Orang Sebagai Tersangka Suap

“Tersangka sebagai pemberi AY (Ade Yasin), MA (Maulana Adam), IA (Ihsan Ayatullah), RT (Rizki taufik) Kabupaten Bogor 2018-2023,” ujar imbuhnya.

Firli mengatakan awalnya KPK menerima informasi adanya tindak pidana dugaan perkara korupsi dan menerjunkan tim ke satu hotel di kawasan Bogor. Firli mengatakan saat itu pihak-pihak penerima uang sudah kembali ke daerah masing-masing di Bandung.

“Sehingga KPK secara teknis membagi tugas ada yang berangkat ke Bandung dan ada juga yang mencari bukti yang memang diduga telah dilakukan terkait tindak pidana dugaan perkara korupsi. Tim mengamankan 4 pegawai BPK perwakilan Jawa Barat yang saat itu sedang berada di kediamannya masing-masing di Bandung pada tanggal 26 April 2022 malam,” ucap Firli.

Baca: KPK OTT Bupati Bogor Ade Yasin

Selanjutnya KPK melakukan penangkapan kembali di Bandung pada Rabu (27/4/2022) pagi, yakni menangkap Bupati Bogor Ade Yasin di kediamannya, serta sejumlah dan ASN Pemkab Bogor.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...