Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 121 Kilogram Ganja dan 238 Kilogram Sabu

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 121 Kilogram Ganja dan 238 Kilogram Sabu
konferensi pers peredaran gelap narkoba (kompas.com)

MURIANEWS, Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri berhasil menggagalkan peredaran peredaran gelap 121 kilogram ganja dan 238 kilogram sabu. Penggagalan itu dilakukan di beberapa wilayah di Indonesia.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar mengatakan, pengagalan peredaran barang terlarang itu terdiri dari empat kasus. Pertama merupakan peredaran gelap narkoba jenis ganja oleh jaringan Aceh-Medan yang dilakukan pada 4 April 2022.

“Transaksi narkotika jenis ganja dengan TKP Jalan Nasional Blangkejeren Kutacane, Kampung Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Rabu (27/4/2022).

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita empat karung ganja seberat 121,28 kilogram. Adapun dua tersangka yang ditahan berinisial SY alias S (29) selaku pengendali dan R alias U (47). Mereka berperan selaku kurir.

Baca: Sakau Karena Narkoba, Polisi Berpangkat Kompol Ini Diamankan

Kasus kedua yakni pengungkapan peredaran sabu jaringan Malaysia-Indonesia. Krisno menyebutkan, 2 tersangka yang berperan sebagai kurir berinisial HP alias H (31) dan J (30) telah ditangkap. Kemudian, tersangka inisial F yang masuk daftar pencarian orang (DPO) alias buron.

Dari kasus ini, polisi menyita barang bukti 22 kilogram sabu yang ada di dalam ruangan gudang. Barang bukti tersebut diamankan saat polisi menangkap tersangka J. Krisno menyampaikan, penangkapan kasus ini di Desa Beusamerano, Dusun Aman, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, pada 8 April 2022.

“Modusnya ship to ship, menjemput narkoba di tengah laut perairan Malaysia dan mengangkut ke wilayah Indonesia,” kata Krisno.

Baca: Berantas Narkoba di Lapas, LP Kedungpane Gandeng Ditresnarkoba Polda Jateng

Kasus ketiga adalah peredaran gelap sabu jaringan Malaysia-Indonesia yang berada di kawasan Bengkalis, Riau. Krisno mengatakan, ada 4 tersangka yang ditangkap, yakni inisial MN (30), HA (37), MD (41), dan AM alias AT (40).

Sebanyak 47 kilogram sabu juga turut diamankan dalam kasus ini. Menurut dia, MN berperan sebagai kapten kapal pencari kurir, HA selaku kurir yang mencari dan menyewa speed boat, MD sebagai kurir, dan AM alias AT (40) selaku pengendali.

Terakhir, pengungkapan peredaran gelap narkoba jaringan internasional Timur Tengah-Indonesia. Polisi menyita narkoba jenis sabu seberat 169,5 kilogram. Menurut Krisno, telah ditangkap 5 tersangka yakni AR alias R (40) dan JF bin AR (40) yang berperan sebagai anak buah kapal dari kapal kurir penjemput.

Kemudian, ZK bin AG (33) selaku kurir. Lalu, MY bin AR (39) dan SR bin SP (41) selaku pengendali di darat. Krisno mengatakan, awalnya polisi menerima informasi rencana penyelundupan sabu dalam jumlah besar lewat dengan sebuah kapal di perairan Samudera Hindia, tepatnya kawasan Aceh. Ia mengungkapkan, ada 2 tersangka yang menggunakan kapal atau boat jenis Oskadon ditangkap di Pantai Rinting, Aceh Besar, pada Rabu, 20 April 2022 pagi.

“Oarena mengangkut 169,5 kilogram sabu,” kata Krisno.

Baca: Diduga Edarkan Narkoba, Pria Blora Diamankan Polisi

Dari hasil pemeriksaan, Krisno menyebutkan, 2 tersangka itu ditangkap saat hendak menjemput sabu dari kapal induk. Penyidik juga berhasil mengidentifikasi pengendali peredaran narkoba dari luar negeri yang masih menjadi buron.

“Lalu kami berdasarkan hasil analisa, kami dapat mengidentifikasi bahwa kasus ini dikendalikan oleh Mr X , warga negara Nigeria dan akan kami bawa ini ke ranah internasional untuk pengembangannya dan satu orang DPO lokal. Jadi kami sudah identifikasi, mohon dukungan mudah-mudahan kami bisa menangkap DPO ini secepatnya,” papar dia.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...