Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jordan Henderson Ingin Liverpool Bermain Seperti Saat Dulu Mengalahkan Barca

Jordan Henderson
Kapten Liverpool, Jordan Henderson menyemagati rekan setimnya untuk bermain hebat vs Villlareal. (https://www.facebook.com/profile.php?id=100044631420306&sk=photos)

MURIANEWS, Liverpool- Menghadapi lawan dari Spanyol di semifinal Liga Champions, kapten Liverpool Jordan Henderson mendesak rekan satu timnya untuk memberikan segalanya seperti yang mereka lakukan melawan Barcelona tiga tahun lalu.

Di semifinal Liga Champions tahun ini, Liverpool asuhan Jurgen Klopp akan kembali menghadapi tim yang dipimpin oleh Unai Emery, Kapal Selam Kuning, Villarreal. Di masa lalu, Si Merah pernah kalah dari Unai Emery yang menukangi Sevilla, di final Liga Europa 2016.

Sejak kekalahan itu, Liverpool telah banyak berubah, dan menjadi raja Eropa di musim 2018/2019. Kemudian juga memenangkan Liga Premier pada 2019/2020. Musim ini, Liverpool bertujuan untuk mengejar 4 gelar, yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah.

BACA JUGA: Enam Gol di Stadion Anfield, Mengantar Liverpool ke Semifinal Liga Champions

Paling dekat, Liverpool sudah harus bisa mengatasi Villarreal yang sangat bersemangat. Tim ini jelas bukan sembarangan, karena mereka sudah melewati Juventus dan Bayern Munich, untuk mencapai semifinal.

Jordan Henderson, kapten Liverpool saat ini, juga merupakan salah satu dari lima pemain yang bermain melawan Sevilla yang ditangani Emery enam tahun lalu. Sang kapten, menyatakan tidak bisa melupakan pertandingan pada saat itu.

“Saya selalu ingat bahwa setelah pertandingan itu, ketika saya kembali ke hotel, semua pemain kecewa. Tim hanya ingin kembali ke kamar mereka dan tidak berbicara dengan siapa pun,” demikian dikatakan oleh Henderson.

Namun, Henderson dan rekan satu timnya dengan cepat mendapatkan kembali semangat mereka karena mereka tahu ini hanyalah awal dari upaya Liverpool menuju sukses. Berikutnya, Liverpool memang menjelma menjadi kekuatan luar biasa.

“Ketika tim hanya ingin menundukkan kepala, supervisor kami membawa mereka semua ke bawah untuk bersama sebagai sebuah tim. Dia tahu apa yang akan terjadi dalam beberapa tahun. Sesuatu yang selalu terjadi. Ini adalah awal yang membawa sesuatu yang istimewa,” ujar Henderson.

Berbicara tentang lawan yang akan datang di semifinal, kapten Liverpool ini menyatakan sangat menghargai Villarreal. Bagaimanapun, pertandingan ini tidak akan menjadi semifinal yang mudah bagi Liverpool.

“Saya berbicara dengan mantan rekan setim saya Alberto Moreno dan tahu bahwa Villarreal adalah tim yang sangat kuat. Mereka telah mengalahkan Juve dan Bayern dan memiliki pelatih yang berpengalaman. Jadi pertandingan berikutnya akan benar-benar menjadi tantangan yang sulit seperti semifinal Liga Champions. Kami harus menjadi yang terbaik ketika kami bermain melawan mereka,” lanjutnya.

Liverpool akan bermain di Stadion Anfield, untuk menghadapi Villareal di leg pertama Semifinal Liga Champions, Kamis (28/4/2022) dinihari WIB. Dengan keuntungan bermain di Anfield, Henderson yakin timnya akan tampil berapi-api mirip saat mereka melawan Barcelona di semifinal Liga Champions 2019.

“Stadion Anfield selalu spesial di malam Piala Eropa. Mudah-mudahan itu masih akan benar besok. Kami perlu menampilkan kinerja di level tertinggi yang bisa dicapai. Para penggemar selalu ada untuk bersorak sehingga tim harus tampil baik,” ungkapnya.

“Kami menempatkan semua pikiran kami ke semifinal melawan Barca tahun itu dan akhirnya mendapat hadiah yang pantas kami dapatkan, tetapi itu tidak mudah. Itu pasti akan terjadi di leg pertama melawan Villarreal. Klub itu sangat kuat dan para pemainnya sangat bagus. Semifinal Liga Champions akan selalu sulit. Seluruh tim harus memainkan yang terbaik,” tegasnya.

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: Thethao247

Comments
Loading...