Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

METRO YOGYAKARTA

Enggan Bayar THR, 31 Perusahan di DIY Segera Disanksi

Ilustrasi

MURIANEWS, Yogyakarta – Sebanyak 31 perusahaan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diketahui enggan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan. Ke-31 perusahaan tersebut tersebar di beberapa kabupaten atau kota dengan jenis pekerjaan berbeda-beda.

Jumlah tersebut diketahui dari data yang dimiliki Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY. Saat ini Disnakertrasn tengah menyiapkan penindakan dengan memberi sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca: Posko THR Pemkab Kudus Mulai Diwaduli Pekerja

Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Disnakertrans DIY, Amin Subargus membenarkan informasi tersebut.

”Benar. Bukan nunggak. Ya dia (31 perusahaan) tidak membayarkan THR. Kemudian nanti kita minta untuk membayar denda 5 persen dari besaran THR itu,” katanya seperti dikutip Suara.com, Rabu (27/4/2022).

Amin menuturkan dari 31 perusahaan yang mengabaikan kewajiban membayar THR itu memang tersebar di seluruh wilayah DIY. Meski begitu, paling banyak tersdapat di Kabupaten Sleman disusul Kota Yogyakarta, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul.

”Berdasarkan laporan, puluhan perusahaan itu didominasi oleh perusahaan yang tergolong kecil. Dalam hal ini termasuk juga di dalamnya adalah beberapa perusahaan UMKM atau usaha mikro kecil lainnya,” ungkapnya.

Baca: Terus Bertambah, Perusahaan Belum Bayar THR di Jateng Kini Jadi 110

Ditanya terkait jumlah pekerja yang belum mendapat THR sendiri, kata Amin belum bisa dipastikan secara rinci. Namun dari 57 perusahaan yang dilaporkan lalai membayar THR hanya tersisa 31 yang memang belum bisa memenuhi kewajibannya tersebut.

”Kalau dilihat dari jumlah pekerja yang mengadu ya karena ada yang mengadu satu, dua, tiga, paling ya dikalikan dibuat rata-rata ya sekitar 100 (pekerja) ya kurang yang belum menerima THR,” jelasnya.

Padahal, pembayaran THR sendiri harus dilakukan 7 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Hal tersebut telah diatur melalui Surat Edaran (SE) Nomor M/1/HK/04/IV/2022 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2022 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan yang ditandatangi 6 April 2022.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Suara.com

Comments
Loading...