Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Eks Manajemen Persiku Tagih Uang Semiliar Lebih ke Pemkab, Untuk Ganti Biaya Operasional

Persiku Kudus
Mantan Manajer Persiku Kudus 2021 Ferdaus Ardyansyah Purnomo (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Eks Manajemen Persiku Kudus tahun kompetisi 2021 menagih janji Pemerintah Daerah Kudus untuk mengganti biaya operasional Persiku selama mengarungi Liga 3 Jawa Tengah. Selama kompetisi, pihak manajemen memang menalangi biaya operasional terlebih dahulu.

Adapun nominal yang sudah dikeluarkan dan kini ditagihkan kepada pemerintah daerah adalah sebesar Rp1,4 miliar. Surat resmi terkait ‘penagihan’ ini pun segera dikirimkan pihak manajemen kepada Bupati Kudus HM Hartopo. Surat tersebut juga ditembuskan ke Ketua DPRD Kudus, Komisi D DPRD Kudus, Ketua KONI dan Askab ‎PSSI Kudus.

Eks Manajer Persiku Kudus periode 2021, Ferdaus Ardyansyah menyampaikan, pihaknya telah memberikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) selama mengikuti kompetisi Liga 3 Jawa Tengah lalu. LPJ tersebut sudah disampaikan ke Askab PSSI Kudus, akhir tahun kemarin.

BACA JUGA: Manajemen Lama Persiku Kudus Masih Utang Ratusan Juta Rupiah

Namun hingga kini, belum ada kejelasan kapan pihaknya akan mendapatkan kucuran dana pengganti itu. Padahal sebelumnya dikatakan, akan ada penggantian biaya yang sudah dikeluarkan oleh manajemen Persiku saat itu.

“Sampai detik ini, saya belum menerima kucuran dana satu rupiah pun,” kata Ardy Rabu (27/4/2022).

Bahkan, Ardy mengaku masih harus nombok lagi karena rekening Persiku yang selama ini diserahkan padanya hanya berisi uang Rp350 ribu saja. Pihaknya kemudian menambahi saldo di rekening itu agar rekening tetap aktif.

“Rekening Persiku awalnya Rp 350 ribu, malah saya tambahi Rp1 juta biar rekeningnya aktif. Dan sampai sekarang belum menerima transferan darimana-mana,” sambungnya.

Ardy dan manajemen pun berharap pemerintah daerah bisa segera melakukan pencairan dana itu. Pasalnya, ‎Persiku Kudus yang berkompetisi dalam Liga 3 selalu mendapatkan aliran dana dari pemerintah daerah dari tahun ke tahun.

“Persiku Kudus selama ini di Liga 3 lazimnya selalu mendapatkan kucuran dari pemerintah daerah, meskipun di awal tidak ada pembicaraan tersebut, kami harap ada solusi soal hal ini,” pungkasnya.

 

‎Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Budi Erje

 

Comments
Loading...