Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Puan Maharani Dorong Pemerataan Pendidikan Melalui KIP

Puan Maharani Dorong Pemerataan Pendidikan Melalui KIP
Ketua DPR RI, Puan Maharani (Instagram/@ketua_dprri)

MURIANEWS, Jakarta- Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan bahwa sebagai upaya untuk melakukan pemerataan Pendidikan, pemerintah bisa memaksimalkan penggunaan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Sehingga, dengan KIP itu generasi muda mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan Pendidikan yang berkualitas.

Puan menyebut KIP merupakan wujud kehadiran negara dalam pengembangan SDM Indonesia. Dia berharap generasi muda memanfaatkan KIP untuk terus menempuh pendidikan setingi-tingginya.

“Kita memiliki sekitar 270 juta penduduk, terbesar ke-4 di dunia. Mayoritas generasi muda yang sering disebut bonus demografi,” terang Puan dalam keterangan kertulisnya, Rabu (27/4/2022).

Menurutnya, ini kesempatan luar biasa untuk Indonesia karena kemajuan bangsa tergantung kemajuan manusianya.

Puan menyebut KIP merupakan wujud kehadiran negara dalam pengembangan SDM Indonesia. Melalui KIP, Puan berharap semua generasi muda punya kesempatan yang sama dalam dunia pendidikan.

Baca: Asyik, 770 Siswa SD di Kudus Terima Kartu Indonesia Pintar (KIP)

“DI dalam Indonesia yang maju, kita tidak ingin ada anak Indonesia yang tidak bisa menempuh pendidikan tinggi karena masalah biaya,” tegas Puan.

Acara Bimtek KIP ini digelar bersama dengan Kementerian Pariwisata. Tahun 2020, total ada 2.250 orang yang menerima KIP Kuliah.

Salah satu peserta adalah Anggita Viska Alfiansah dari Universitas Sahid Surakarta. Anggita merupakan mahasiswa jurusan Administrasi Bisnis. Latar belakang orang tua Anggita adalah pedagang buah-buahan.

Baca: Heboh Ratusan KIP dan KIS Dibuang di Tempat Sampah oleh Anak Kadus di Bali

Mulanya, selepas SMA, Anggita sempat berencana tidak akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan. Hal ini karena keluarganya tidak memiliki biaya yang cukup untuk Anggita mendaftar kuliah. Tapi, nasib berkata lain saat dirinya mendapatkan bantuan dari program KIP.

“KIP Kuliah ini sangat membantu. Jumlah uang sakunya sangat mencukupi. Saya juga dapat membantu perekonomian keluarga,” tutur Anggita.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar

Comments
Loading...