Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kudus Siap Hadapi Gelombang Pemudik

Bupati Kudus HM Hartopo. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan kesiapannya untuk menghadapi puncak gelombang pemudik yang diperkirakan jatuh pada 29 dan 30 April 2022 mendatang.

Koordinasi antar sektoral pun dimatangkan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kenaikan kasus Covid-19 hingga ancaman keamanan ketertiban masyarakat.

Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan, akan terus melakukan sederet persiapan untuk menyambut para pemudik. Salah satunya dengan menyiapkan pos-pos pantau lengkap dengan pemeriksaan kesehatan.

Baca: Kebangetan, Orang Tua Ini Tak Sadar Anaknya Ketinggalan di Rest Area Saat Mudik

Kudus sendiri, memang masih akan melakukan random sampling Covid-19 kepada para pemudik yang akan masuk ke Kota Kretek. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi lonjakan kasus pasca Idulfitri nanti.

“Ada nanti disiapkan gerai di samping-samping pos jaga, jadi tetap kami pastikan pemudik ini aman saat masuk ke Kabupaten Kudus,” ucap Hartopo, Rabu (27/4/2022).

Hartopo juga meminta para kepala desa hingga ketua RT maupun RW untuk mulai mendata warganya yang baru pulang dari rantau.

“Kemudian dilaporkan ke kami, supaya ada pemantauan, Ketika memang terjadi permasalah Covid-19 akan kami antisipasi,” sambungnya.

Baca: Bandara Adi Soemarmo Tambah Jam Operasional di Momen Mudik Lebaran 2022

Dia menambahkan, Lebaran tahun ini belum sepenuhnya terbebas dari Covid-19. Oleh karena itu, dia meminta agar masyarakat bisa tetap menjaga protokol kesehatan serta mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi.

“Harusnya kita bersyukur diberi kelonggaran pemerintah, maka manfaatkan kelonggaran ini sebaik-baiknya. Jaga prokesnya dan ikuti vaksinasi sebagai ikhtiar menjaga kesehatan. Jangan sampai kejadian tahun lalu terulang kembali di tahun ini,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...