Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tujuh Gol Dramatis, Benzema Menjadi Monster di Liga Champions

Karim Benzema
Manchester City berhasil menang 4-3 atas Madrid. Namun Benzema sukses menjadi monster penyerang bagi lawan. (Instagram.com)

MURIANEWS, Manchester– Sebanyak 7 gol tercipta di leg pertama Semifinal Liga Champions, saat Manchester City menjamu Real Madrid, Rabu (27/4/2022) dinihari WIB. Pergumulan dua tim berakhir 4-3 untuk kemenangan Manchester City, namun dengan Karim Benzema kembali jadi monster.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Etihad ini, benar-benar menyajikan pertarungan berkelas antara dua tim besar. Baik Manchester City maupun Real Madrid sama-sama menampilkan pwrmainan terbuka. The Citizens pada pertandingan kali ini langsung mencoba menekan sejak menit pertama pertandingan. Secara keseluruhan mereka juga mampu menguasai pertandingan. Mereka bahkan mampu unggul cepat di pertandingan ini.

Menit ke-2, Kevin De Bruyne mencatatkan skor usai menuntaskan umpan silang rendah dari Riyad Mahrez. Sundulan dengan menjatuhkan badan dilakukannya untuk membobol gawang Curtois. Unggul satu gol membuat City makin percaya diri memainkan bola dari kaki ke kaki.

BACA JUGA: Manchester City Harus ‘Menderita’ Jika Ingin Menghentikan Real Madrid

Berikutnya pada menit ke-11, giliran De Bruyne mengirimkan umoan ke GabrieL Jesus, dari sisi kanan bidang serangan. Dengan gerakan membalikan badan, Gabriel Jesus ini mampu melewati hadangab Alaba.. Seterusnya ia berhasil memaksa Curtois memungut bola dari dalam gawangnya.

Sebagai tim berpengalaman, Real Madrid berusaha menguasai situasi yang terjadi. Mereka mencoba keluar menyerang, dan akhirnya menempatkan Karim Benzema menjadi monster berbahaya. Penyerang internasional Prancis ini beberapa kali menciptakan terror, manakala mendapatkan bola, bersama Viniciua Junior.

Manchester City akhirnya pada fase ini justru bermain dengan memanfaatkan serangan balik. Meski begitu, City bahkan beberapa kali membuat peluang berbahaya melalui serangan balik ini. Mahrez mendapatkan peluang penuh, namun gagal mendapatkan gol tambahan.

Namun Real Madrid adalah tim berpengalaman. Mereka menunjukan ketenangan bermain. Karim Benzema akhirnya benar-benar memberikan bukti bahwa dirinya adalah monster pencetak gol ulung. Memanfaatkan bola crossing Alaba, penyerang ini masih bisa menjebol gawang Ederson Morales.

Dibawah tekanan  Oleksander Zinchenko, striker Real Madrid ini masih mampu menjulurkan kakinya untuk mendahului. Lesatan bola dari kakinya menluncur ke kiri gawang Ederson Morales. Sehingga skor berunah menjadi 2-1.

Pep Guardiola langsung bereaksi dengan gol yang terjadi itu. John Stones kemudian ditariknya dan digantikan  dengan Fernandinho pada menit ke-36. Pergantian ini kembali membuat Manchester City kembali mengendalikan permainan. Sejumlah peluang tercipta, namun tidak berbuah gol sampai babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua, pelatih Real Madrid, Anceloti melakukan pergantian pemain. Hasilnya, menunjukan ada perubahan pada permainan mereka. Madrid berhasil memunculkan tekanan pada pertahanan Manchester City.

Namun demikian, tim tuan rumah justru mampu mencetak gol lagi. Gawang Real Madrid akhirnya kebobolan lagi pada menit ke-53. Kesalahan Viniciua Jr melepas umpan di area tengah, berakhir dengan serangan cepat Fernandinho dari sisi kiri. Umoan silangnya dipapaki sundulan oleh Phil Foden, menjadi gol.

Penyerang mudq, Vinicius akhirnya membayar kesalahannya dengan mencetak gol untuk Madrid pada menit ke-55. Hanya dua menit sejak dirinya membuat kesalahan, kali ini Vinicius berhasil memenangkan perebutan bola dari Fernandinho. Usai melakukan sprint cepat  Vinicius melepaskan tendangan rendah memperdaya Ederson Morales.

Manchester City yang bermain possession football, beberapa kali mengancam Real Madrid.  Keputusan Anceloti yang memasukan Eduardo Camavinga menggantikan Rodrygo justru memberi dampak bagi serangan Manchester City. Perubahan ini justru membuat bek Zinchenko di sisi kiri pertahanan City bisa menjadi lebih leluasa membantu serangan.

Berawal dari aksi Zinchenko, Manchester City berhasil mencetak gol ke-4 mereka.  Pemain ini berhasil  menusuk ke kotak penalti Madrid dan dijegal Toni Kroos di luar daerah terlarang. Namun wasit Istvan Kovacs melanjutkan permainan karena bola jatuh di kaki Bernardo Silva. Selanjutnya Silva menempatkan bola ke sudut tiang dekat, yang tak bisa direspon sama sekali oleh Curtois, pada menit ke-74.

Ketjnggalan 2-4, membuat para pemain Real Madrid kembali mencoba bangkit. Mereka dengan kepercayaan diri tinggi menaikan tekanan mereka.  Pada menit ke-82, mereka mendapatkan keberuntungan setelah pemain City membuat  handsball. Benzema kembali menjadi monster, dengan panenka-nya ia sukses memperdaya Ederson. Skor berubah menjadi 4-3. Setelahnya Manchester City kembali menguasai permainan, dengan sedikit peluang melalilui Raheem Steling. Namun mereka kehabisan waktu, dan harus puas dengan kemenangan tipis dari Madrid.

Dengan hasil ini, Manchester City masih harus bekerja keras untuk menjalani leg 2, sepekan mendatang. Mereka memang hanya butuh hasil imbang. Namun jelas bukan perkara mudah mewujudkanya saat harus bertanding di Santiaho Bernabeu.

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Berbagai Sumber

Comments
Loading...