Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

INFO SUMUT

Ramai Penolakan Partai Mahasiswa Indonesia

Ramai Penolakan Partai Mahasiswa Indonesia
Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Sumut- Sejumlah mahasiswa yang berada di daerah Sumatera Utara (Sumut) menolak dengan adanya Partai Mahasiswa Indonesia. Apalagi, partai baru tersebut dinahkodai oleh Eko Pratama yang merupakan Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara.

Koordinator Daerah Badan Eksekutif Mahasiswa (Korda BEM) Nusantara Sumatera Utara, Rastra Siregar menyatakan dirinya dan sejumlah koordinator daerah keberatan dengan penyematan kata mahasiswa di partai itu.

“Ini sangat mencederai nama mahasiswa dan sangat mencoreng nilai idealis perjuangan mahasiswa di Indonesia,” ujarnya, dikutip dari tempo.co, Selasa (26/4/2022).

Rastra sebelumnya juga tidak mengetahui adanya Partai Mahasiswa Indoensia itu. tetapi tiba-tiba muncul tanpa ada pembicaraan terlebih dahulu. Sehingga pihaknya pun mengecam tindakan yang diambil Eko Pratama tanpa membicarakan dengan anggotanya di BEM Nusantara.

Baca: Terungkap, Ini Pimpinan Partai Mahasiswa Indonesia yang Baru Terbentuk

“Korpus Eko tiba-tiba membuat partai di kala mahasiswa sedang memperjuangkan hak-hak rakyat, situasi dan momen ini juga sangat tidak layak untuk kita terima,” ujar dia.

Menurut Rastra, ia telah berupaya meminta klarifikasi kepada Eko Pratama mengenai partai ini, namun tidak mendapat penjelasan yang lugas.

“Beliau menyebut bahwa BEM Nusantara dan Partai Mahasiswa ini dua lembaga yang berbeda. Tapi tidak ada penjelasan mengapa memakai nama mahasiswa. Jadi kami meminta penjelasan. Kalau tidak diklarifikasi dalam 1×24 jam, maka kami tidak mengikuti kegiatan apa pun di bawah komando Eko Pratama,” tegas Rastra.

Baca: DPR Ungkap Partai Mahasiswa Indonesia Sudah Terbentuk

BEM Nusantara yang dipimpin Eko Pratama ini adalah kubu BEM Nusantara yang menemui Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto, 8 April lalu. Kubu yang satunya lagi dipimpin Dimas Prayoga.

BEM Nusantara kubu Dimas Prayoga juga mengecam keras munculnya partai yang mengatasnamakan dan memakai kata mahasiswa tersebut. Mereka juga mengaku sudah meminta klarifikasi kepada Eko Pratama, namun tidak direspons.

“Ini sebuah pengklaiman yang sangat merugikan bagi seluruh mahasiswa Indonesia. Ini partai siluman yang tiba-tiba muncul menggunakan nama mahasiswa, yang tidak jelas asal usulnya dan entah kapan pelaksanaan kongresnya sehingga saudara Eko Pratama disepakati menjadi Ketua Umum Partai Mahasiswa Indonesia,” ujar Ridho.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Tempo.co

Comments
Loading...