Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kurang Panjang, Stadion Anfield Ditolak UEFA Untuk Tuan Rumah Euro 2028

Stadion Anfield
Stadion Anfield Liverpool, diaggap kurang panjang ukuran lapangannya. (Instagram.com)

MURIANEWS, Liverpool- Badan sepak bola Eropa,UEFA dilaporkan telah mengesampingkan Stadion Anfield untuk menjadi tuan rumah pertandingan apa pun di Euro 2028. Hal itu konon disebabkan karena ukuran lapangan di Stadion Anfield ternyata kurang panjang.

Pengajuan Inggris Raya, termasuk Lima Negara Kepulauan Inggris untuk menjadi tuan rumah Euro 2028 diperkirakan akan dikonfirmasi oleh UEFA. Mereka akan ditunjuk menjadi tuan rumah salah satuu turnamen sepak bola terbesar di dunia ini.

Namun, menurut laporan media di Inggris, Stadion Anfield yang merupakan ‘rumah’ bagi salah satu tim sepak bola Inggris yang paling sukses , Liverpool, tidak akan berada dalam daftar tuan rumah.

BACA JUGA: Kapasitas Stadion Old Trafford Akan Ditambah Menjadi 88 Ribu Penonton

Peraturan UEFA untuk turnamen ini, menyatakan bahwa panjang lapangan yang digunakan harus memiliki dimensi panjang 105 meter dan lebar 68m. Sesuai dengan data Anfield Road yang ada, lapangan Anfield ternyata panjangnya hanya mencapai 101 meter. Ukuran ini nampaknya tidak bisa diperpanjang lebih jauh.

Karena masalah ukuran panjang yang dinilai kurang ini, Liverpool kabarnya telah diberitahu oleh kepala FA (Asosiasi Sepak Bola Inggris) bahwa Stadion Anfield tidak masuk dalam daftar yang diajukan. FA sendiri yang memimpin pengajuan Inggris Raya menjadi tuan rumah Euro 2028.

Harapan kota Liverpool untuk bisa menjadi tuan rumah pertandingan Euro 2028 kini bergantung pada Everton yang akan membangun stadion baru. Klub ini sudah memulai rencana mereka pindah ke dermaga Bramley Moore. Jika selesai, maka bisa jadi stadion baru ini akan menjadi salah satu lokasi pertandingan Euro 2028.

Pekerjaan pada fondasi stadion sudah berlangsung. Dengan langkah yang direncanakan mereka sudah bisa menggunakan stadion baru pada awal musim 2024-25. Namun menyusul krisis Rusia Ukraina, pekerjaan ini kembali memuculkan ketidakpastian.

Everton yang berhubungan dengan Alisher Usmanov, penyokong dana mereka, yang saat ini juga dikenai sanksi oleh Pemerintah Inggris karena hubungannya dengan Vladimir Putin, menghadapi masalah. Masa depan pembangunan stadion baru dan masa depan Everton dalam bahaya serius. Sudah muncul suasana ketidakpastian yang menggantung di atas proyek stadion mereka.

Masalah seperti itu menimbulkan pertanyaan apakah Everton, akan memiliki dana cukup untuk merealisasikan rencana kepindahan mereka. Sejak Febuari 2016, mereka telah menghabiskan hampir £ 600 juta, ketika Farhad Moshiri bergabung di klub.

Jika tidak memiliki dana, maka tawaran Inggris Raya akan terus maju tanpa Liverpool, yang merupakan salah satu pusat sejarah dan budaya sepak bola Inggris. Kota besar ini tidak aka menjadi tuan rumah pertandingan apa pun di Euro 2028.

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: Daily Mail

Comments
Loading...