Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kena PHK? Tenang! Ada JPK dari BPJS Ketenagakerjaan, Ini Cara Mendapatkannya

Kena PHK? Tenang! Ada JPK dari BPJS Ketenagakerjaan, Ini Cara Mendapatkannya
Salah satu peserta BPJS Ketenagakerjaan sedang berkonsultasi tentang JKP. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Kamu terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)? Tenang, ada Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JPK) program dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang terkena PHK bisa mencairkan bantuan tunai. Bantuan selama enam bulan itu akan cair.

Dewan Pengawas BPJS, M Aditya Warman menjelaskan, proses pencairan program itu sangat mudah. Peserta BPJS Ketenagakerjaan hanya perlu memenuhi persyaratan untuk mendapatkan dana sesuai haknya itu.

Baca: Peserta BPJS Ketenagakerjaan Jepara Terima JKP

Adapun syarat-syaratnya, peserta benar-benar mengalami PHK. Kemudian, peserta memiliki masa iuran paling sedikit 12 bulan atau 1 tahun dan telah membayar iuran paling singkat enam bulan berturut-turut.

Kemudian, peserta berkeinginan bekerja kembali dan terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. “Sementara ini, program JKP untuk yang kehilangan pekerjaan karena PHK,” kata Aditya, Selasa (26/4/2022).

Aditya mengatakan, untuk besaran JKP dihitung dengan formulasi 45 persen X upah X 3 bulan pertama dan 25 persen X upah X 3 bulan terakhir.

“Pencairannya simple. Datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan saja. Yang penting bawa surat kehilangan pekerjaan, surat PHK, tunjukkan NIK-nya. Langsung diajukan. Prosesnya cepat. Mudah-mudahan 2 x 24 jam sudah bisa dicairkan,” jelas Aditya.

Selain menerima uang tunai, lanjut Aditya, peserta juga mendapatkan infromasi pekerjaan dari website resmi BPJS Ketenagakerjaan.

Kemudian, sambil menunggu lamaran pekerjaan diterima, peserta akan mendapatkan bantuan training vokasi dan pendidikan terkait pekerjaan yang ingin dituju.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...