Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Cukupi Kebutuhan Lebaran, Jepara Dapat Tambahan 36 Ribu Tabung Elpiji

Cukupi Kebutuhan Lebaran, Jepara Dapat Tambahan 36 Ribu Tabung Elpiji

Salah satu pekerja di agen Gas ELPIJI bersubsidi di Jepara tengah menata pasokan. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pertamina mengabulkan permintaan Pemerintah Kabupaten Jepara terkait penambahaan kuota gas elpiji 3 kg. Penambahannya yakni 36 ribu tabung elpiji.

Bahkan, penambahan itu melebihi dari permintaan. Di mana, sebelumnya Pemkab Jepara meminta penambahan 3 persen dari 900 ribu kuota bulan April ini, yakni 27 ribu saja.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Jepara, Siti Nur Jannah, mengatakan penambahan itu sudah diterima di Jepara, Senin (25/4/2022). Jumlahnya yaitu 4 persen dari alokasi bulan April atau ditambah 36 ribu tabung.

Baca: Pemkab Jepara Minta Tambahan Alokasi Gas Elpiji 3 Kilogram

“Hari ini stok tambahan sudah datang. Tambahan kuotanya sebesar 4 persen dari bulan April,” kata Jannah.

Pihaknya menyebut, tambahan kuota itu dibagikan pada 18 agen di seluruh Jepara. Selama tahun 2022 ini, kuota untuk Jepara sebanyak 12.061.000 tabung. Hingga Maret lalu, realisasinya baru 2.678.820.

Untuk itu, Jannah memerkirakan hingga Lebaran nanti stok gas elpiji 3 kg masihi aman. Selain itu, pada Lebaran nanti, Pemkab Jepara juga kembali mengajukan penambahan.

Itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kelangkaan di saat meningkatnya permintaan masyarakat. “Untuk lebaran nanti kami ajukan tambahan 2 persen dari alokasi bulan ini,” jelas Jannah.

Pihaknya belum bisa memastikan berapa kuota tambahan yang akan dialokasikan untuk Jepara pada momen lebaran nanti. Sebab itu merupakan kewenangan dari pihak Pertamina.

Misalnya saja, untuk bulan ini, Jannah hanya mengajukan tambahan 3 persen. Tetapi Pertamina justru mengalokasikan tambahan sebesar 4 persen.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...