Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pantai Kertomulyo, Pilihan Ngabuburit Asyik di Pati

Pantai Kertomulyo, Pilihan Ngabuburit Asyik di Pati
Hutan mangrove di kawasan konservasi mangrove Pantai Kertomulyo, Kabupaten Pati. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Pantai Kertomulyo menjadi salah satu pilihan ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Lokasinya di Desa Kertomulyo, Kecamatan Trangkil.

Untuk menuju ke lokasi, dibutuhkan waktu sekitar 36 menit dari Alun-alun Pati. Pengunjung tak akan kesulitan, sebab sudah ada tanda petunjuk jalan untuk menuju lokasi yang disediakan pengelola.

Obyek wisata ini memiliki kawasan konservasi mangrove. Selain sejuk dan ademnya hutan mangrove di sana, pengunjung juga dapat melihat hamparan tambak ikan lengkap dengan aktivitas warga lokal.

Baca: DPRD Pati Gunakan Hak Angket, Usut Dugaan Kecurangan Seleksi Perangkat Desa

Selain disuguhi kemilau laut biru yang eksotis dan hijaunya mangrove, pengunjung juga bisa melihat siluet Pegunungan Muria dari arah barat. Wajar saja, Pati merupakan salah satu Triangle of Muria, selain Kabupaten Kudus dan Jepara.

Di bulan suci Ramadan, Pantai Kertomulyo pun menjadi destinasi favorit untuk ngabuburit. Mengingat, banyak spot cantik untuk berswafoto dan wahana yang tertata apik.

“Di bulan Ramadan ini, ada peningkatan pengunjung. Terlebih saat hari pertama Ramadan. Dibandingkan hari biasa, ada peningkatan empat kali lipat,” kata anggota kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Kertomulyo, Azhar Fikri.

Biasanya, wisatawan mulai berdatangan selepas subuh dan sore menjelang azan Magrib. Selain dijejali muda-mudi yang ngabuburit, kawasan tersebut juga banyak dikunjungi wisatawan yang telah berkeluarga.

Tiket masuk ke tempat berpelesir ini sangat terjangkau. Pelancong hanya perlu merogoh cuan Rp 5.000 untuk sepeda motor, Rp 10.000 mobil, dan Rp 2.000 untuk sepeda.

Wisatawan sudah dapat menikmati seluruh wahana dan spot yang telah disediakan pengelola, tanpa dipungut biaya tambahan.

“Kita tidak kenakan biaya masuk perorangan, tetapi yang kita kenakan perkendaraan. Jadi kendaraan diisi berapa orang terserah,” tandas dia.

Hanya saja, para pelancong harus menyiapkan bekal sendiri untuk berbuka puasa di tempat ini. Ini dikarenakan warung di Pantai Kertomulyo tutup saat bulan Ramadan.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...