Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Guci Naga Ini Ternyata Dibuat Napi Rutan Kudus dari Kardus

Guci motif naga buatan napi Rutan Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Seorang napi atau warga binaan di Rutan Kelas II B Kudus mampu membuat kerajinan guci bermotif naga yang bernilai seni tinggi dan mewah. Uniknya, guci yang dibuatnya itu hanya berbahan dasar kardus bekas.

Ia yakni Arif (31) warga Kabupaten Pati yang kini sudah menjalani hukuman hampir satu setengah tahun lamanya, dan memanfaatkan waktu luangnya untuk membuat guci indah tersebut.

Dalam proses pembuatan, Arif tak sendrian melainkan dibantu oleh salah seorang temannya yang juga tengah berada di rutan.

Ia menceritakan, kreativitasnya dalam mengubah kardus menjadi guci yang bernilai seni tinggi itu, didapatkannya dari narapidana di Rutan Purwodadi. Saat itu, ia mendekam karena kasus perkelahian.

“Waktu itu diajari saat di Rutan Purwodadi, saya tahu ada yang bisa buat itu (guci dari kardus, red). Saya dekati terus sampai akhirnya saya bisa,” katanya.

Baca: Rutan Kudus Beri Bantuan Gerobak untuk Pelaku UMKM

Ia menjelaskan, kardus bekas terlebih  dahulu direndam air, kemudian dihancurkan. Kemudian setelah hancur, lantas dicampur dengan lem buatan yang terbuat dari tepung tapioka.

Ketika bahan bakunya telah tercampur, barulah Arif menggunakan kreativitasnya untuk membuat guci dengan berbagai motif hiasan seperti naga, bunga-bunga, hingga motif kaligrafi.

Jika dilihat dari guci yang telah jadi, pastinya dalam proses membuat tak bisa hanya dengan waktu singkat saja. Satu guci, bahkan memakan waktu sampai satu bulan lamanya, dikerjakan dengan intensitas santai.

“Satu bulan lebih, tergantung dari motif yang dikerjakan. Karena pola motifnya semua di luar kepala, tidak ada sketsa atau apapun,” ucapnya.

Baca: Ramadan, Napi di Rutan Kudus Rajin Ngaji dan Belajar Rebana

Ia sendiri sangat bersyukur diperbolehkan mengisi waktu luang untuk membuat guci yang bisa dijualnya. Rencananya, ia akan mengembangkan kreativitas dalam membuat guci ini usai keluar dari rutan beberapa bulan lagi.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...