Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Mensyukuri Nikmat sebagai Manusia Ala KH M Aniq Muhammadun

KH M Aniq Muhammadun. (Tangkapan layar)

MURIANEWS, Kudus – Ulama KH M Aniq Muhammadun menyebut jika manusia telah diciptakan oleh Allah sebagai makhluk yang paling sempurna. Oleh karenanya, manusia harus mampu mensyukurinya dengan selalu mendekatkan diri kepada Allah.

Hal ini disampaikan KH Aniq saat mengisi ceramah dalam progam Darusan Umum Pengajian Pitulsan yang digelar di Masjid Menara Kudus, Sabtu Sabtu (23/4/2022) malam tadi. Darusan malam tadi menghadirkan pembicara

Dia menjelaskan, manusia merupakan makhluk yang paling sempurna. Bahkan, hal ini sudah dijelaskan di surat At-Tin.

Laqod kholakna insaana fil ahsani taqwiim. Ayat ini memiliki arti sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik baiknya,” katanya, Sabtu (23/4/2022).

Oleh karena itu Kiai Aniq mengajak umat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sebanyak-banyaknya. Alasannya karena sudah dijadikan sebagai makhluk berupa manusia.

“Kita diberi kaki sehingga bisa berdiri tegak itu membuktikan bahwa manusia makhluk sempurna. Hal ini tidak seperti binatang atau lainnya,” sambungnya.

Baca: Kisah Gus Mus Bertemu Kiai ‘Sarkub’ Asal Jepara

Mensyukuri sebagai umat yang sempurna dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya menerapkan akhlak yang baik.

“Kesempurnaan harus diikuti dengan akhlak yang baik. Orang yang kalah dengan hawa nafsu, maka perilakunya tidak benar,” ungkapnya.

Menurutnya, mengubah akhlak yang buruk menjadi akhlak terpuji tidaklah mudah. Akan tetapi harus dicoba, sehingga kesempurnaan manusia dapat disertai akhlak yang baik.

“Memperbaiki akhlak yang buruk menjadi akhkak yang baik bukan berarti mau menghilangkan hawa nafsu. Melainkan lebih mengatur akhlak menjadi lebih baik. Buktinya sekarang sudah banyak pondok pesantren dan beberapa sekolah” sambungnya.

Baca: Gus Baha Ceritakan Betapa Cintanya Muhammad Pada Umatnya

Dia optimistis manusia dapat memiliki akhlak yang baik. Dia mencontohkan seekor anjing yang awalnya liar dapat berubah menjadi jinak dan dapat bermanfaat ketika dilatih.

“Hewan seperti anjing saja itu sebenarnya kan liar. Tetapi ketika dijinakkan bisa diperbantukan untuk berburu,” ujar dia.

Dari contoh seekor hewan itu, menunjukkan perilaku yang buruk dapat diubah menjadi baik. Sehingga mendatangkan manfaat.

“Maka dari itu sebagai manusia harus bersyukur sebagai makhluk sempurna. Mari memperbaiki akhlak menjadi lebih baik lagi,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...