Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tiga Klub Penggagas Liga Super Eropa Menghadapi Kemungkinan Sanksi UEFA

Liga Super Eropa
Klub-klub awal yang akan ikut Liga Super Eropa. (ilustrasi)

MURIANEWS, Madrid- Tiga klub penggagas Liga Super Eropa, masing-masing Real Madrid, Juventus dan Barcelona, kini menghadapi kemungkinan sanksi hukuman dari UEFA. Hal ini bisa terjadi setelah Pengadilan Komersial Spanyol memutuskan bahwa mereka tidak bisa mendapatkan perlindungan hukum atas sanksi dari UEFA, seperti yang mereka ajukan.

Hakim Pengadilan Komersial Spanyol, Sofia Gil telah membatalkan putusan yang melindungi Real Madrid, Barcelona dan Juventus dari sanksi UEFA. Sebelumnya, lembaga hukum diyakini telah mengambil langkah-langkah untuk menjaga keuangan ketiga klub jika Federasi Sepak Bola Eropa mengeluarkan denda atau hukuman terhadap mereka.

BACA JUGA: Seperti Apasih Liga Super Eropa Akan Digelar? Begini Penjelasannya

Hakim Gil mengatakan, Lembaga Hukum merasa tidak perlu melindungi Real Madrid, Barcelona dan Juventus lagi. Sebab mereka tidak memiliki risiko atas sanksi yang mungkin dijatuhkan UEFA terkait rencana membangun Liga Super Eropa.

Argumen pengadilan adalah, meskipun tiga klub ini dilarang bermain di kompetisi dibawah UEFA, hal itu tidak akan mempengaruhi rencana mereka membangun Liga Super Eropa mereka. Karena itu, ketiga klub di atas tidak memiliki alasan untuk dilindungi secara finansial lagi.

Keputusan dari pengadilan Spanyol ini jelas disambut baik oleh UEFA. Meskipun demikan belum ada tindakan lebih lanjut yang dilakukan UEFA terkait proyek Liga Super Eropa yang dibangun tiga klub itu. Presiden UEFA, Alexander Ceferin kemungkinan masih akan menunggu perkembangan lebih lanjut.

Menurut The Sun, Real Madrid, Barcelona dan Juventus akan jelas berada dalam skenario terburuk. Mereka berpotensi menerima larangan bermain di kejuaraan Eropa pada musim depan, terlepas dari prestasi mereka di liga musim ini.

Hal itu bisa terjadi, jika setelah keluarnya putusan pengadilan ini, mereka masih tetap ‘ngeyel’ untuk merintis Liga Super Eropa. Saat ini, ketiga tim berada di posisi lolos ke Liga Champions musim depan di La Liga Spanyol dan Liga Serie A Italia.

Dalam perkembangan sejauh ini tiga klub itu masih terus berpegang teguh pada proyek Liga Super Eropa. Real Madrid, Barcelona dan Juventus masih bertekad untuk tetap menggulirkan proyek Liga Super Eropa mereka.

Sebelumnya pada 18 April 2021, sebuah peristiwa yang mengejutkan sepak bola dunia dengan munculnya Liga Super Eropa. Sebanyak 12 klub paling kuat di Eropa telah secara resmi berbicara tentang pembentukan liga baru yang disebut Liga Super Eropa.

UEFA segera turun tangan karena takut keberadaan Liga baru diluar mereka, akan menganggu Liga Champions UEFA yang mereka kelola. UEFA kemudian menekan setiap federasi sepak bola anggota di negara-negara untuk memaksa klub meninggalkan proyek tersebut.

Di bawah tekanan kuat dari olahraga dan politik, dan pendukung masing-masing klub, sembilan dari 12 klub elit harus menyerah di tengah jalan. Namun, ada tiga klub besar yang belum melepaskan proyek super menguntungkan ini, Real Madrid, Barcelona dan Juventus.

Pada 4 Maret 2022, ketiga klub mengirim draft baru ke UEFA, dan diharapkan untuk mengumumkan kepada media tentang aturan baru Liga Super Eropa versi mereka. Tentu saja, ini ditolak dengan tegas oleh Federasi Sepak Bola Eropa.

UEFA bahkan bersiap mengeluarkan mereka dari liga yang ada dibawah UEFA dengan berbagai konsekuensi sanksi yang ada. Terakhir, setelah dibawa ke jalur hukum, keputusan pengadilan di Spanyol, meletakan tiga klub dalam posisi rawan terkena sanksi.

 

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: TheSun

Comments
Loading...