Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jokowi Turun Tangan, Larang Ekspor Minyak Goreng dan Minyak Sawit Mulai 28 April

Jokowi Tunrun Tangan, Larang Ekspor Minyak Goreng dan Minyak Sawit Mulai 28 April
Presiden Jokowi saat konferensi pers (Sekretariat Negara)

MURIANEWS, Jakarta- Pemerintah akhirnya mengambil tindakan tegas setelah terjadi kelangkaan minyak goreng hingga harganya yang masih mahal. Ditambah lagi adanya penetapan empat tersangka kasus ekspor minyak goreng oleh Kejaksaan Agung (kejagung) yang membuat presiden Jokowi juga turun tangan.

Dalam hal ini, Jokowi secara juga telah melakukan rapat terbatas terkait pemenuhan kebutuhan pokok rakyat di Istana.

“Pemerintah melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng mulai Kamis 28 April 2022 sampai batas waktu yang ditentukan kemudianm” kata Jokowi, dikutip dari YouTube resmi Sekretariat Presiden, Sabtu (23/4/2022).

Dengan kebijakan ini, diharapkan ketersediaan minyak goreng di dalam negeri akan membaik. Harganya juga diharapkan bisa turun.

Baca: Jokowi Berang, Minta Usut Tuntas Kasus Ekspor Minyak Goreng

“Saya akan terus pantau dan evaluasi kebijakan agar ketersediaan minyak goreng di dalam negeri melimpah dengan harga terjangkau,” kata Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi juga meminta agar Kejagung mengusut tuntas permasalahan ekpor minyak goreng di tengah kelangkaan. Sehingga nantinya bisa jelas, siapa yang bermain dalam masalah minyak goreng ini.

Baca: Kejagung: 88 Perusahaan Ekspor Minyak Goreng Saat Terjadi kelangkaan

Diketahui, Kejagung telah menetapkan empat tersangka dalam kasus ekspor minyak sawit. Satu tersangka adalah dari Dierjen Perdagangan Luar Nageri Kementerian Perdagangan. Sementara tiga tersangka lainnya adalah dari  pihak swasta yang merupakan eksportir minyak sawit.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Youtube Sekretariat Presiden

Comments
Loading...