Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Banjir Terjang Kenteng Grobogan, Satu Rumah Roboh

Sebuah rumah milik Priyono, warga Desa Kenteng, Kecamatan Toroh, roboh sebagian setelah pondasinya tak mampu menahan derasnya banjir, Selasa (19/4/2022). (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Bencana banjir akibat jebolnya tanggul sungai terjadi di Dusun Turi, Desa Kenteng, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Selasa (19/4/2022). Musibah itu menyebabkan sebuah rumah milik Priyono, warga setempat roboh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MURIANEWS, sebelum peristiwa terjadi, wilayah daerah atas yakni Desa Genengsari, Kecamatan Toroh diguyur hujan deras. Aliran sungai pun meluncur deras.

Derasnya aliran tersebut membuat sungai meluap dan menggenangi jalan desa. Setidaknya lima dusun di Desa Kenteng yang tergenang. Keempatnya yakni Dusun Turi, Kenteng, Sumberagung, Jeblogan, dan Sidomulyo. Ketinggian air mencapai 50-60 cm.

Baca: Bencana Banjir dan Kekeringan Masih Mengancam Grobogan, Ini Sebabnya

Tanggul sungai di Dusun Sidomulyo juga dilaporkan jebol sepanjang 8 meter. Sementara, sebuah rumah di Dusun Turi yang diketahui milik Priyono roboh sebagian setelah pondasinya tergerus derasnya air. Kerugiannya, diperkirakan Rp 10 juta.

Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih melalui Kasi Kedaruratan Masrikan mengatakan, setidaknya ada 67 rumah warga yang terendam dalam banjir bandang kali ini. Genangan air sudah surut tadi malam.

“Penyebab terjadinya genangan itu karena sungai afur Kenteng-Ngrandah tidak dapat menapung debit air, sehingga meluap ke jalan desa,” jelas Masrikan, Selasa malam.

Belum ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Namun warga diminta untuk terus waspada. Terutama bila terjadi hujan deras di daerah atas.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan kondisi air terus berangsur surut. Warga harus tetap waspada,” kata Kapolsek Toroh, AKP Darmono.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...