Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Diduga Diterkam Harimau, Pawang Serulingmas Zoo Meninggal

Ilustrasi Harimau Jawa. (Liputan6.com)

MURIANEWS, Banjarnegara – Seorang pawang harimau di kebun binatang Serulingmas Zoo, Banjarnegara meninggal dunia diduga diterkam harimau saat membersihkan kandang. Saat kejadian perawat satwa itu sempat dilarikan ke rumah sakit namun tak tertolong.

Kejadian tersebut diketahui terjadi Minggu (17/4/2022) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban ditengarai baru saja memberi makan harimau dan hendak membersihkan kandang.

Melansir dari Detik.com, Direktur Serulingmas Zoo Lulut Yekti Adi membenarkan tentang adanya kecelakaan kerja yang dialami karyawannya itu. Ia pun sempat melayat ke rumah duka dan menyampaikan duka atas kejadian tersebut.

“Iya benar telah terjadi kecelakaan kerja salah satu perawat satwa. Yang mengakibatkan, korban mengalami luka hingga meninggal dunia,” kata Lulut saat berada di rumah duka, Minggu (17/4/2022).

Meski begitu, Lulut belum bicara banyak tentang penyebab maupun kronologi tewasnya petugas perawat satwa tersebut.

Dari informasi yang diperoleh, korban mengalami kecelakaan kerja saat tengah membersihkan kandang harimau, kemarin sore. Korban sempat dibawa ke RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara dan sudah dimakamkan kemarin malam.

Ayah korban, Sulaedi, mengungkap ditemukan luka di area leher di jenazah putranya. Sulaedi menyebut anaknya itu sudah 7 tahun ini bekerja sebagai perawat satwa yang bertugas membersihkan dan memberi makan harimau.

“Lukanya di sekitar leher, di bagian belakang juga di atas punggung,” ujar Sulaedi kemarin.

Sulaedi menyebut Lulut meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih duduk di bangku TK. Dia berharap agar pihak pengelola kebun binatang Serulingmas untuk berbenah, utamanya mementingkan keselamatan perawat satwa buas seperti harimau, buaya, dan lainnya.

“Kami berharap Serulingmas berbenah. Lebih mengutamakan keamanan, agar tidak terjadi lagi, cukup anak kami,” ujarnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.