Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

TAUSIYAH RAMADAN

Menebar Kasih dengan Islam Rahamatan Lil’alamin

Pengurus LBMNU Kabupaten Rembang, Hamzah Iklil. (MURIANEWS/Umar Hanafi)

Islam Rahamatal lil’alamin, Islam agama rahmat bagi seluruh alam. Nabi Muhammad SAW diutus bukan hanya untuk umat Islam saja, tetapi juga untuk semua mahluk. Rahmatan li kaffatil ummah.

Nabi Muhammad SAW diutus bukan hanya untuk manusia saja tetapi juga untuk jin, hewan dan mahluk-mahluk lainnya. Tidak hanya muslim saja tetapi juga untuk non-muslim juga.

Islam Rahamatal lil’alamin ini  datang agar semua mahluk mendapatkan kebaikan di dunia dan di akhirat. Nabi Muhammad SAW ketika berhadapan dengan non-muslim, semangatnya adalah agar mereka kelak selamat dunia dan akhirat.

Maka Nabi Muhammad SAW mengajak mereka dengan cara yang bagus dan baik. Bila berdebat juga dengan cara yang baik pula. Bukan serta merta diperangi. Perang merupakan alternatif terakhir setelah strategi lainnya tidak bisa dilakukan.

Seharusnya, kita umat Islam juga meniru prilaku Nabi Muhammad SAW ini. Ketika menghadapi orang non-muslim, kita harus berkasih sayang.

Menebar kasih sayang dengan Islam rahamatal lil’alamin. Mengajak non-muslim ke jalan kebaikan dengan cara yang baik. Janganlah bermusuhan lantaran berbeda agama.

Seperti Nabi Muhammad SAW ketika bermukim di Yatsrib (Madinah), beliau bisa berdampingan dengan umat-umat non-muslim. Dengan Piagam Madinah-nya, beliau bisa mengatur kehidupan sosial antar umat beragama dengan rukun dan baik.

Islam sebagai rahamatal lil’alamin ini juga terpancar saat Nabi Muhammad SAW dilempari batu oleh penduduk Thaif. Meskipun berdarah-darah, Nabi Muhammad SAW tidak dendam dengan para penduduk.

Justru, Rasullulah mendoakan penduduk ini agar selamat dunia dan akhirat dengan memohon kepada Allah semoga keturunan penduduk ini kelak masuk Islam.

Padahal malaikat penjaga gunung sudah memberikan tawaran kepada Nabi Muhammad SAW agar penduduk ini ditimpa gunung hingga binasa.

Nabi dengan lembut berkata kepada Jibril dan malaikat penjaga gunung, “Walaupun mereka menolak ajaran Islam, aku berharap dengan kehendak Allah, keturunan mereka pada suatu saat akan menyembah Allah dan beribadah kepada-Nya.”

Nabi bahkan berdoa yang artinya, “Ya Allah berikanlah petunjuk kepada kaumku, sesungguhnya mereka tidak mengetahui.”

Ini menunjukkan agama Islam hadir bukan dengan kekerasan dan kemarahan. Islam hadir dengan lemah lembut agar menjadi rahmat untuk semua. Menjadi berkah bagi segala. Agar semua selamat dunia dan akhirat.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...