Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Cari Sumber Bau Busuk, Dua Emak-Emak Pati Ini Malah Temukan Mayat di Samping Rumahnya

Polsek Tayu mengevaluasi jenazah di Desa Margomulyo, Kecamatan Tayu, Pati, Jawa Tengah, Selasa (12/4/2022) sore. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Warga Desa Margomulyo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan mayat seorang kakek, Selasa (12/4/2022) sore.

Pasalnya, sosok mayat tersebut sudah mengeluarkan bau tak sedap. Mayat tersebut ditemukan di sela-sela rumah warga RT 2 RW 3 desa setempat.

Kapolsek Tayu, Polres Pati, Iptu Aris Pristianto, menjelaskan, penemuan mayat itu bermula saat Haryati dan Murmaningsih, warga setempat mencium bau busuk di sekitar rumahnya.

Baca juga: Mayat di Silugonggo Pati Diduga Korban Pembegalan

Sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (12/4/2022), mereka kemudian mencari sumber bau busuk itu. Ternyata, di antara kedua rumah warga itu ada sosok mayat pria dalam posisi tertelungkup.

“Setelah di cari-cari ternyata terdapat sesosok mayat yang tidak dikenal di antara rumah warga (sela-sela rumah),” tutur IPTU Aris, Rabu (13/4/2022).

Selanjutnya, mereka menghubungi Kepala Desa Margomulyo, Eko Cipto Adrianto dan diteruskan ke Polsek Tayu dan Puskesmas Tayu 1.

Petugas kemudian bergerak dan mengevakuasi mayat tersebut. Usai dievakuasi, kemudian jasad korban kemudian dibawa ke Puskesmas Tayu 1.

Berdasarkan hasil pemerisaan diketahui, korban bernama Abdul Khasan, warga Desa Cebolek Kudul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Diduga kakek 70 tahun itu mengalami kepikunan.

“Yang bersangkutan sudah sepuh, usia sekitar 70 an, sudah pikun kok. Jadi biasannya jalan sampai kemana-mana, kadang pulang, kadang pergi lagi,” ujar Iptu Aris.

Pihaknya juga tidak menemukan luka di tubuh korban. Ia menduga korban meninggal lantaran sudah uzur dan mengalami kelelahan.

“Diduga karena kelelahan dan dalam keadaan sudah tua. Tidak ada tanda penganiayaan,” kata dia.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.