Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ramadan, Satpol PP Kudus Amankan 20 Pasangan Tak Resmi Ngamar di Hotel

Salah satu pasangan bukan suami istri saat diamankan Satpol PP. (Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus mengamankan 20 pasangan di luar nikah di sebuah hotel di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Sabtu (10/4/2022) malam.

Mereka pun seketika digelandang ke Kantor Satpol PP Kudus untuk dimintai keterangan. Ke-20 pasangan tak resmi itu juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan yang sama di lain hari.

Baca: 9 Pasangan Mesum di Sukoharjo Terjaring Razia Satpol PP, Salah Satunya Siswi SMK

Kepala Satpol PP Kudus Kholid Seif mengatakan, petugas tak sengaja merazia 20 pasangan tak resmi itu. Karena sebelumnya, pihak Satpol hanya melakukan pengecekan rutin ke lokasi-lokasi yang berpotensi timbul penyakit masyarakat.

“Lah ya itu kemudian kami dapatkan 20 pasangan ini, sampai akhirnya kami arahkan personel untuk mengambil truk dan kami bawa mereka ke kantor,” ujar Kholid, Minggu (10/4/2022).

Kholid menambahkan, ketika dilakukan penggerebekan, sebagian besar dari mereka sedang berada di dalam kamar. Pihak Satpol sendiri, menunggu untuk dibukakan pintu untuk kemudian dilakukan pemeriksaan.

Saat diperiksa, Kholid mengatakan ada beberapa pasang yang ingin mencoba untuk kabur. Namun setelah diberi pengarahan mereka kooperatif dan akhirnya mau dilakukan pendataan.

“Ada satu pasang memang, yang cewek itu tiba-tiba melipir entah kemana dan kabur, cowoknya ditinggal, ya itu yang kami data,” katanya.

Baca: Guru Tak Tau Malu, Berbuat Mesum dengan Selingkuhan Kok di Toilet Musala

Kholid pun memastikan tak akan tebang pilih dalam hal penindakan ini. Semua tempat-tempat yang berpotensi muncul penyakit masyarakat pun akan terus dipantau selama bulan Ramadan.

Dia juga meminta masyarakat turut serta dalam memantau keadaan sekitarnya. Bila ditemukan keadaan yang berpotensi menimbulkan pekat, maka diharapkan untuk bisa melaporkannya ke pihak Satpol PP.

“Semua ini dilakukan agar masyarakat di Kabupaten Kudus bisa lebih khusuyuk dalam menjalankan ibadahnya di bulan yang suci ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, penindakan Satpol PP tersebut sesusai dengan penegakan Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.