Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Mau Beli Mobil Tarikan Leasing? Perhatikan Hal Ini ya

Mau Beli Mobil Tarikan Leasing Perhatikan Hal Ini ya

Foto: Unit mobil bekas di Balai Lelang Ibid Astra (gridoto.com/Otoseken.id)

MURIANEWS, Kudus- Ada banyak cara yang dilakukan orang ketika ingin beli mobil bekas. Selain lewat perorangan dan diler mobil bekas, ada juga yang membeli mobil bekas dari tarikan leasing.

Apalagi, tawaran mobil tarikan leasing sekarang ini cukup banyak ditawarkan pada calon konsumen. Baik melalui iklan media maupun memanfaatkan platform media sosial.

Untuk diketahui mobil tarikan leasing biasanya karena bermasalah dalam urusan kreditnya. Bisa jadi karena pembelian secara kredit melalui jasa keuangan, angsuran dari konsumennya tidak berjalan semestinya atau kredit macet.

Baca juga: Ada Rencana Beli Mobil Bekas buat Mudik Lebaran Bersama Keluarga? Ini Rekomendasinya

Lantas amankan membeli mobil tarikan leasing atau malah berisiko? Melansir Solopos.com dari berbagai sumber, sebelum mobil ditarik leasing, biasanya pihak leasing sudah melakukan sejumlah prosedur. Tahapannya mulai dari soft reminder melalui telepon, kunjungan petugas, konsultasi, hingga surat peringatan.

Apabila pemilik kendaraan yang membeli melalui kredit tidak sanggup membayar cicilan maka mobil akan ditarik. Selanjutnya akan dilakukan perhitungan berapa cicilan yang sudah dibayarkan oleh pemilik kendaraan.

Setelah itu jika tidak sanggup melunasi, maka mobil akan dijual melalui balai lelang. Hasil penjualan lelang akan digunakan untuk melunasi kewajiban dari konsumen. Apabila ada kelebihan dikembalikan ke konsumen.

Nah, bagi mereka yang hendak membeli mobil tarikan leasing sebaiknya membeli melalui balai lelang. Menurut Chief Operation Officer PT. Balai Lelang Serasi (Ibid)- Astra International Daddu Doxa Manurung, sebaiknya cek dulu kelengkapan surat-surat kendaraan sebelum membeli mobil tarikan leasing.

Karena bisa saja mobil tarikan leasing proses penarikannya saat di jalan, sehingga STNK dan BPKB tidak diserahkan. Bisa juga pemilik ketika ditarik malah lapor polisi kalau dirampok, atau pemilik yang belum melunasi memblokir STNK.

Agar tidak berisiko saat membeli mobil tarikan leasing, Anda bisa melakukan pengecekan keabsahan atau keaslian surat-surat kendaraan. Caranya bisa menggunakan aplikasi, Cek Pajak Kendaraan, aplikasi ini bisa untuk melihat status pajak kendaraannya juga.

Jika cara online kurang meyakinkan, Anda bisa melakukan pengecekan keaslian surat-surat kendaraan di kantor Samsat terdekat.

“Biasanya sebelum lelang kami cek ke Polda setempat untuk memeriksa mobil tersebut diblokir atau tidak. Kalau diblokir kami cantumkan, STNK hilang, kami cantumkan, BPKB dalam proses kasus, kami tulis. Kami tidak mau peserta lelang luput informasi, karena nanti mereka menuntut ke kami,” ujar Head of National Operation PT Ibid Benhard Humisar.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: solopos.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.