Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Asyik, Twitter Rencananya Bakal Hadirkan Fitur Edit Cuitan

Asyik, Twitter Rencananya Bakal Hadirkan Fitur Edit Cuitan
Foto: Ilustrasi (pixabay.com)

MURIANEWS, Kudus- Twitter adalah salah satu platform media sosial yang cukup banyak penggunanya. Meski demikian, selama ini, ada satu keluhan yang dirasakan pengguna Twitter, yakni tidak bisa mengedit cuitan.

Setelah berjalan bertahun-tahun, keluhan pengguna Twitter ini nampaknya bakal berakhir. Melansir dari Detik.com, Rabu (6/4/2022), pihak Twitter mengonfirmasi akan menghadirkan fitur tombol edit yang sudah dimiliki platform medsos lainnya, setelah lebih dari satu setengah dekade hadir sebagi platform media sosial.

Fitur ini pun sudah lama dinantikan dan diminta oleh banyak penggunanya Dengan fitur tersebut memungkinkan pengguna dapat mengedit cuitan mereka setelah diposting.

Baca juga: Jos Kelola Twitter, Polisi Grobogan Dapat Penghargaan

Demikian hadirnya tombol edit ini dapat memperbaiki jika ada kesalahan ketik atau typo tanpa harus mengorbankan balasan, retweet, atau like yang sudah diperoleh.

Dalam pengumumannya di akun Twitter, seperti dilihat Rabu (6/4/2022) fitur ini akan mulai diuji untuk pelanggan Twitter Blue dalam beberapa bulan mendatang.

Head of Consumer Product Twitter Jay Sullivan mengatakan, bahwa tombol edit menjadi salah satu fitur Twitter yang paling banyak diminta oleh pengguna selama bertahun-tahun.

Bahkan Twitter telah mencari cara untuk mengembangkan fitur tersebut dengan cara yang aman sejak tahun lalu.

“Tanpa fitur batas waktu, kontrol, dan transparansi apa yang telah diubah, fitur edit dapat disalahgunakan untuk mengubah rekaman percakapan publik” tulis Jay di akun Twitternya.

“Melindungi integritas percakapan publik adalah prioritas utama kami ketika mengembangkan fitur tombol edit di Twitter,” sambungnya.

Sebelumnya pada tahun 2020 dalam sebuah wawancara dengan Wired mantan CEO Twitter Jack ditanya mengenai tombol edit di Twitter, ia pun mengatakan enggan menambahkan fitur tombol edit di Twitter.

“Jawabannya adalah mungkin tidak akan pernah,” kata Jack Dorsey.

Namun semenjak dipimpin oleh Parag Agrawal sebagai CEO baru Twitter kekhawatiran tersebut berubah. Di mana pada tahun 2022 ia mengumumkan melalui akun Twitternya bahwa perusahaannya sedang mengerjakan fitur tombol edit.

Beberapa hari kemudian CEO Tesla Elon Musk yang diketahui telah membeli 9,2 persen saham Twitter malukan cuitan pertama untuk melakukan polling kepada follower-nya tentang apakah Twitter harus menambahkan tombol edit atau tidak.

Dari hampir 4,4 juta pengguna yang mengikuti polling tersebut, sebanyak 73,6 persen di antaranya memilih opsi “yes”, yang berarti mereka menginginkan adanya fitur tombol edit.

Menariknya cuitan berisi polling tombol edit yang diunggah Musk itu dikomentari Agrawal yang mengatakan, “Konsekuensi dari polling ini akan menjadi penting. Silakan memilih dengan hati-hati”.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: detik.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.