Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Diwarnai Kotroversi Pinalti, Hakan Calhanoglu Bawa Inter Milan Menang di Turin

Hasan Calhanoglu
Hakan Calhanoglu membawa Inter Milan menang atas Juventus pada pekan ke-31 Liga Italia 2021-2022. (https://www.facebook.com/Inter)

MURIANEWS, Turin- Pemain Turki, Hakan Calhanoglu membawa Inter Milan menang atas Juventus pada pekan ke-31 Liga Italia 2021-2022. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Allianz, Senin (4/4/2022) dinihari WIB, Inter Milan menang 1-0.

Hasan Calhanoglu berhasil mencetak satu-satunya gol bagi timnya melalui tendangan penalti pada menit ke-45+5. Kemenangan ini membuat Inter Milan masih terus menempel AC Milan dan Napoli di papan atas Klasemen Liga Italia.

AC Milan dan Napoli saat ini berurutan berada di posisi 1 dan 2 di Klasemen dengan jumlah poin sama-sama meraih 66. Sementara Inter dengan kemenangan ini berada di posisi ke-3 dengan jumlah perolehan 63 poin. Sedangkan Juventus masih tertahan di posisi 4 dengan 59 poin.

Satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan Inter Milan Vs Juventus diwarnai kontroversi. Penyebab hukuman pinalti ini terjadi menyusul konfrontasi yang melibatkan Denzel Dumfries dan Alvaro Morata di kotak penalti Juventus.

BACA JUGA: Inter Milan Diminta Langsung ‘Gas Poll’ Sejak Menit Awal Saat Hadapi Liverpool

Setelah meninjau VAR (Video Assistant Referee), wasit Massimiliano Irrati menganggap ada pelanggaran terhadap Dumfriez dan menunjuk titik putih. Hakan Calhanoglu akhirnya menjadi pemain yang maju menjadi algojo.

Tendangan Hakan Calhanoglu sempat berhasil di blok maju sebagai eksekutor, tetapi tendangannya mampu ditahan kiper Juventus Wojciech Szczesny. Selanjutnya
Calhanoglu dan tiga pemain Juventus maju untuk merebut rebound.

Dalam kemelut itu, akhirnya bek Juventus Danilo membuat gol bunuh diri tanpa menyadarinya. Namun wasit melihat ada sesuatu yang telah terjadi, sehingga membatalkan gol tersebut, untuk kemudian meminta pendapat pada VAR.

Wasit Massimiliano Irrati kemudian melihat tayangan VAR, yang kemudian membuat keputusan mengejutkan dengan mengulang tendangan pinalti itu. Irrati menilai salah satu pemain Juventus, Matthijs De Ligt telah lebih dulu bergerak masuk ke area pinalti, sebelum Calhanoglu menendang bola.

Tendangan pinalti ulangan, kembali dieksekusi oleh oleh Calhanoglu. Pada kesempatan kedua ini, pemain asal Turki ini, akhirnya dengan mulus mampu menciptakan gol. Gol ini pada akhirnya menjadi satu-satunya yang tercipta di pertandingan ini.

Juventus sebenarnya bermain lebih agresif di pertandingan ini. Mereka bahkan sudah menciptkan sejumlah peluang di awal babak pertama. Danilo sempat memberikan umpan ke Dusan Vlahovic, namun tendangannya bisa diantisipasi kiper Inter, Handanovic.

Di babak kedua, setelah tertinggal satu gol, Juventus semakin menekan Inter Milan. Namun sayang usaha mereka gagal menemui hasil. Sejumlah peluang berhasil mereka ciptakan, namun tidak ada yang berubah menjadi gol.

 

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...