Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tekuni Usaha Sampingan Jualan RX King, Pria di Kudus Ini Tak Pernah Sepi Cuan

Tekuni Usaha Sampingan Jualan RX King Pria di Kudus Ini Tak Pernah Sepi Cuan

Foto: Ulin Niam berfoto dengan dua unit Rx King yang dijualnya (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS,Kudus– RX King adalah salah satu motor 2 tak yang tidak tergerus oleh waktu. Indikasinya, motor legendaris besutan Yamaha ini selalu diincar para pecinta motor atau kolektor motor antik 2 tak.

Bahkan tidak sedikit orang yang menekuni bisnis jualbeli motor RX King ini karena melihat peluang cerah. Tentu saja, motor yang dijual adalah kondisi seken atau bekas karena RK King ini sudah tidak diproduksi lagi sejak tahun 2009.

Salah satu orang yang berburu RX King untuk dijual lagi adalah Ulin Niam, warga Desa Golantepus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Pria 32 tahun itu mengaku bisa mendapatkan cuan yang cukup lumayan dari hasil usahanya jualan RX King.

Baca juga: Komunitas Blokir, Wadahnya Para Pencinta RX King di Blora

“Sampai sekarang peminatnya masih banyak. Motor RX King juga sudah tidak diproduksi baru lagi. Jadi, harganya ya tidak ada patokan pasti. Semakin original dari pabrikan awal maka harganya semakin mahal,” katanya pada MURIANEWS, Minggu (3/4/2022)

Niam mengaku, usaha jual beli RX King itu merupakan bisnis sampingan yang telah ditekuninnya sejak tahun 2018. Dalam tiga tahun terakhir, Niam mampu menjual sekitar 50 unit RX king dengan harga yang bervariasi sesuai kondisi dan tahun keluaran kendaraan.

Pembeli RX King ini tak hanya dari Kudus saja. Beberapa di antaranya berasal dari Pati, Jepara, Semarang, hingga Tulungagung.

“Terakhir itu jual beberapa hari lalu. Kendaraan tahun 2008 warna merah, laku Rp 50 juta. Yang beli orang Kudus sendiri,” ucap pria yang bekerja sebagai marketing di salah satu dealer di Kudus ini.

Menurut Niam, setelah dapat barang buruan, ia tidak langsung menjualnya begitu saja. Namun, RX King yang didapat akan dirawat terlebih dahulu, sebelum dijual kembali. Termasuk sejumlah sparepart yang terpasang akan di cek terlebih dahulu fungsi dan keaslianya.

“Dibersihin atau disalon dulu. Jika ada part yang rusak atau tidak ada, biasanya saya lengkapi atau restorasi pakai part original baru. Nanti ketika sudah siap pakai baru dijual, agar pembeli juga tidak kecewa,” ungkapnya.

Kini, dirinya masih memiliki tiga unit RX King yang sudah siap jual. Harganya berkisar Rp 35-45 jutaaan.

 

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Dani Agus

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.