Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

METRO JATENG

Resmi Berganti, Danrem 071/Wijayakusuma Kini Dijabat Mantan Dansat 81/Gultor Kopassus

Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen Rudianto memberikan ucapan selamat saat sertijab di Aula Kodam Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. (Istimewa)

MURIANEWS, Solo – Danrem 071/Wijayakusuma resmi berganti wajah. Mantan Dansat 81/Gultor Kopassus Kolonel Inf Yudha Airlangga ditapuk menjadi Danrem baru menggantikan Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin.

Serah terima jabatan sudah dilakukan Sabtu (2/3/2022) kemarin yang dipimpin oleh Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen Rudianto, di Aula Kodam Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Rudianto dalam sambutannya menyatakan pergantian pejabat di lingkungan TNI AD merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan personel.

Selain itu, pergantian ini juga sebagai proses regenerasi kepemimpinan untuk mendorong semangat pembaruan serta penyegaran pola pikir dalam rangka peningkatan kinerja organisasi.

”Kepercayaan yang telah diberikan oleh pimpinan TNI AD dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, apabila dilandasi kemauan yang kuat untuk berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas dalam menjalankan tugas,” ujar Rudianto, dalam siaran persnya, Sabtu (2/4/2022).

Ia pun mengajak pejabat baru agar bisa menciptakan program baru yang inovatif serta bermanfaat bagi satuan. ”Untuk bisa menjadi pemimpin yang mampu menjadi role model yang baik bagi anak buah demi terlaksananya tugas pokok,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Yudha Airlangga merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1997 dan mulai merintis karier militer di satuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Dia melanjutkan pendidikan milternya di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 2011 dan Sesko TNI pada 2019.

Sepanjang karir militernya, ia pernah tergabung dalam operasi milrter Aceh pada 2002 dan 2004. serta terjun dalam operasi militer Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon pada 2006.

Prestasi lainnya pada 2014, Yudha menjadi komandan kontingen pada kejuaraan terjun payung militer, The 38th Conseile International Du Sport Militaire (CISM). Kejuaraan yang digelar di Stadion Manahan, Solo ini diikuti 44 negara dan Indonesia berhasil meraih 2 medali emas dan 1 perak perorangan.

Pria kelahiran Surabaya, 26 Juli 1976 itu pernah dipercaya menjadi koordinator umum/perencana pemecahan rekor MURI. Rekor tersebut adalah pengibaran bendera merah putih terbesar berukuran 33,5 meter x 22,5 meter di Batujajar, Bandung Barat, 11 April 2015 lalu.

Teranyar, Yudha kembali mencatatkan rekor usai menjadi salah satu dari 14 peterjun yang mengibarkan bendera merah putih terbesar berukuran 9×6 meter, 19 Maret 2019 lalu.

Sebelum menjabat sebagai Danrem 071/Wijaya Kusuma, ayah dua orang anak ini sempat mengemban jabatan Dansat 81/ Gultor Kopassus (2018), Asops Kasdam VI/ Mulawarman (2019) dan Wadan Rindam II/ Sriwijaya. Yudha pernah dianugerahi sejumlah tanda kehormatan negara. Beberapa diantaranya Satyalancana Santi Dharma, Satyalancana Ksatria Yudha, dan Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun.

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.