Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pertalite di Sejumlah SPBU Pati Kosong

Pertalite di Sejumlah SPBU Pati Kosong
Stok Pertalite di salah satu SPBU di Kabupaten Pati kosong. (MURIANEWS/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terpantau kosong di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah sejak Jumat (1/4/2022) kemarin.

SPBU di sepanjang jalan Pati-Tayu kehabisan jenis BBM yang baru-baru ini ditetapkan sebagai jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) itu.

Salah satu karyawan SPBU di Jalan Pati-Tayu KM 18,5, Hardika mengatakan jenis BBM ini sudah habis pada Jumat (1/2/2022) pagi kemarin. Ini membuat konsumen putar arah lantaran tidak tersedia pertalite. Selain Pertalite, BBM jenis Pertamax juga habis di SPBU tempat kerjanya.

Baca juga: Pertamax Naik, Pertamina Pastikan Pertalite di Jateng Aman

“Kalau Pertamax Kamis sudah habis. Pertalite baru Jumat pagi habisnya. Solar juga habis,” kata Hardika.

Hal yang sama terjadi di SPBU Desa Sendangrejo, Kecamatan Tayu. Pertalite terpantau habis sejak Jumat (1/4/2022) malam. Sementara BBM jenis lainnya masih tersedia.

Harga Pertalite yang murah membuat masyarakat berbondong-bondong beralih menggunakan jenis BBM ini. Itu sejak kenaikan harga Pertamax dari Rp 9000 per liter jadi Rp 12.500 per liter pada Jumat (1/4/2022).

“Habis jam 18.45 WIB mas. Ya gimana harganya jauh lebih murah dibanding Pertamax,” kata Budi Santoso, karyawan SPBU yang dekat dengan Pertigaan Bondol itu.

Salah satu konsumen warga Kabupaten Pati, Naufal Firdaus, mengaku beralih dari menggunakan Pertamax ke Pertalite. Ia merasa harga Pertamax terlalu mahal.

“Saya pindah. Awalnya mengunakan Pertamax sekarang Pertalite. Harganya jauh,” ujar lelaki yang pekerjaannya menuntut mobilitas tinggi dengan kendaraan bermotor ini.

Diketahui harga Pertamax naik mulai Jumat (1/4/2022) kemarin. Harga BBM jenis ini awalnya Rp 9.000 per liter naik menjadi Rp 12.500 per liter. Sementara harga Pertalite tidak mengalami kenaikan. Harga jenis BBM ini masih sama Rp 7.650 per liter.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.