Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kargo MotoGP Argentina 2022 Berangkat Terlambat, Balapan Masih Belum Jelas

MotoGP Argentina 2022

Logistik MotoGP Argentina 2022 masih belum jelas nasibnya. (MotoGP)

MURIANEWS, Boenos Aires- Kargo muatan logistik tim peserta MotoGP Argentina 2022, dikabarkan terlambat diterbangkan lagi. Situasi membuat nasib balapan MotoGP di Argentina ini masih belum jelas lagi.

Kargo yang diangkut pesawat sewaan Dorna, dijadwalkan tiba di Tucuman, Argentina pada Jumat (1/4/2022) waktu setempat. Namun pesawat Boeing 747-222B yang disewa itu disebutkan terlambat sampai 4 jam pemberangkatannya.

Pesawat tersebut terbang dari Mombasa, Kenya, dan akan transit di Lagos, Nigeria lalu di Salvador Bahia, Brasil sebelum sampai ke Tucuman, Argentina. Namun dengan keterlambatan empat jam, setidaknya baru pada Sabtu (2/4/2022) siang (WIB) ini, kargo-kargo itu baru bisa dipastikan kedatangannya.

Selanjutnya, kargo-kargo tersebut juga butuh waktu untuk dibongkar, dan kembali diangkut dari Bandara Tucuman ke Sirkuit Termas de Rio Hondo. Baru selanjutnya, masing-masing tim bisa mempersiapkan semuanya untuk keperluan balapan.

BACA JUGA: ‘Kekacauan’ di MotoGP Argentina 2022, Espargaro Khawatir Balapan Dibatalkan

Dengan semua perhitungan kebutuhan waktu, pada akhirnya situasi yang terjadi menempatkan balapan MotoGP Argentina 2022 dalam ketidakpastian. Ancaman kelelahan dari kru dan mekanik dari masing-masing tim nyata terjadi.

Sejumlah sepeda motor tim MotoGP, Moto2, Moto3 berada dalam kargo yang ‘tercecer’ tersebut. Sepeda motor milik tim Ducati, Mooney VR46, hingga tim KTM Ajo yang beraksi di Moto2 dan Moto3 belum tiba di Sirkuit Termas de Rio Hondo.

Pembongkaran kargo di bandara dipastikan juga butuh waktu berjam-jam, sebelum dipindahkan ke truk pengangkut ke sirkuit. Perjalanan dari Bandara Tucuman ke Sirkuit Termas de Rio Hondo juga butuh waktu sekitar 2,5 jam.

Kemungkinan besar, kargo logistik tim peserta MotoGP baru akan tiba di Sirkuit pada Sabtu (3/4/2022) dinihari waktu Argentina. Padahal pada Sabtu (3/4/2022) siang, jadwal balapan yang sudah dirubah harus dimulai.

Bagi para kru dan mekanik di masing-masing tim, setidaknya butuh waktu antara 6 hingga 8 jam. Tentu saja situasi ini memberi sebuah kondisi tak ideal bagi para peserta dalam mempersiapkan diri menjelang balapan.

Kelelahan dari kru dan tim mekanik, karena harus bekerja dalam waktu 24 jam non-stop, menimbulkan kekhawatiran. Hal itu bisa saja memunculkan ‘kesalahan’ yang berakibat fatal di dalam perlombaan.

“Bisa sangat berbahaya bagi mekanik tim ketika harus bekerja 24 jam penuh tanpa berhenti,” ujar manajer tim Mooney VR46 Pablo Nieto.

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Ere
Sumber: Speedweek

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.