Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ratusan Gram Sabu hingga HP Hasil Kejahatan di Sukoharjo Dimusnahkan

Forkopimda Sukoharjo menghancurkan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo, Kamis (31/3/2022). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)

MURIANEWS, Sukoharjo – Ratusan gram sabu hingga handphone (HP) hasil yang diamankan sebagai barang bukti selama 2021 dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo, Kamis (31/3/2022).

Pemusnahan tersebut dilakukan unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Sukoharjo, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Solo, serta perwakilan tokoh masyarakat di halaman Kantor Kejari Sukoharjo.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sukoharjo Hadi Sulanto menyebutkan, barang bukti kejahatan yang dimusnahkan jumlahnya beragam. Untuk sabu-sabu sendiri jumlahnya mencapai 245,50 gram, ganja 1.325,50 gram, dan 178 butir pil ekstasi.

”Selain itu, ada 285 merek obat ilegal, dan 444 slop jamu illegal. Sepuluh bendel uang palsu pecahan Rp 100 ribu dan lima bendel uang palsu pecahan Rp 50 ribu serta 35 handphone,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Ia menjelaskan, masing-masing barang bukti kejahatan tersebut dimusnahkan dengan cara berbeda-beda. Untuk narkoba, jamu, dan obat ilegal serta uang palsu dimusnahkan dengan cara dibakar. Kemudian dibuang agar tak bisa digunakan lagi.

”Sedangkan untuk handphone, kita musnahkan dengan palu hingga hancur,” terangnya

Hadi menyebut kegiatan pemusnahan barang bukti itu bagian dari komitmen dan keseriusan kejaksaan dalam melakukan penindakan serta pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Kami menggandeng stakeholder lain dalam penindakan hukum. Misalnya, rokok bodong yang dimusnahkan hasil operasi Satuan Polisi Pamong Praja [Satpol PP] Sukoharjo dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai [KPPBC] Solo. Sementara barang bukti narkoba dan miras hasil operasi jajaran Polres Sukoharjo,” ujar dia.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, mengapresiasi kegiatan pemusnahan barang bukti yang berkekuatan hukum tetap. Hal ini merupakan tindak lanjut tugas kejaksaan untuk mengeksekusi barang bukti terhadap perkara yang telah berkekuatan hukum tetap.

Pemusnahan barang bukti bagian dari upaya menjawab pertanyaan-pertanyaan dan keraguan masyarakat terkait barang bukti yang disita.

“Saya berharap sinergitas pemerintah dengan lembaga penegak hukum semakin harmonis dan kuat. Atas nama pemerintah daerah, saya mengapresiasi kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut,” kata dia.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...