Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kesaksian Pasien Sembuh dari TB-RO, Tiap Hari Minum 32 Pil

Andina (tengah) saat menerima menerima sertifikat sembuh dari TB-RO/TB MDR di RSUD Loekmono Hadi Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Namanya Andina, warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ini jadi salah satu pasien yang bisa sembuh dari penyakit tuberculosis multidrug resistant (TB MDR) atau TB resisten obat (TB-RO), penyakit yang bisa dibilang cukup sulit untuk disembuhkan.

Kepada awak media, dia menceritakan sedikit pengalamannya menjadi seorang penyitas penyakit tersebut. Yang paling menyiksa, adalah saat harus meminum obat yang tidak terkira jumlahnya setiap hari.

“Haduh rasanya ingin mati, tiap hari harus minum 32 pil obat,” katanya usai menerima menerima sertifikat sembuh setelah berobat di RSUD Loekmono Hadi Kudus, Rabu (30/3/2022).

Setelah minum obat, Dina mengaku tidak kuat dengan efek yang ditimbulkan. Yakni seperti berhalusinasi. Jika dia memutuskan untuk berhenti meminum obat, sehari saja, maka harus mengulang dari awal lagi.

“Minumnya pun harus dua jam langsung habis, benar-benar harus patuh minum obat. Untungnya ada yang mendampingi jadi lumayan terbantu,” ujarnya.

Baca: Hari Tuberkulosis Sedunia, Ketahui Enam Mitos Seputar TBC yang Ternyata Salah Besar

Dina sendiri mengatakan awal pertama dia terkena penyakit TB adalah pada tahun 2020 lalu.

Kemudian dia mulai menjalani pengobatan selama enam bulan dan dinyatakan sembuh. Namun tiba-tiba kambuh lagi dan dinyatakan mengidap TB MDR atau TB-RO.

Selama itu pula, dia menjaga jarak dengan keluarganya. Mulai dari kamar hingga peralatan makan pun dipisah. Semua dilakukan demi menjaga agar anggota keluarga lainnya tidak tertular penyakitnya.

Baca: 15 Pasien TB-RO di RSUD Kudus Sembuh, Diberi Hadiah Bupati

Dia pun sempat merasakan frustasi, namun berkat semangat dari anak-anaknya, dia akhirnya bangkit dan menjalani perawatan lagi.

“Ya sudah menjalani perawatan lagi sampai kemarin tanggal 20 Maret 2022 saya dinyatakan sembuh, sangat bersyukur sekali,” ujarnya.

Dia pun mengucapkan terima kasih kepada semua tenaga medis yang membantunya untuk sembuh.

Dia akan berupaya untuk terus menjaga kesehatan tubuhnya dengan makan-makanan yang bergizi serta olahraga. “Tentu, saya tidak ingin minum obat lagi, menyiksa sekali,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.