Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Prokes Ketat Diterapkan saat Pilkades di Kudus

Warga masuk ke area TPS Pilkades Desa Undaan Lor, Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Kabupaten Kudus menggelar Pilkades serentak di delapan desa, Rabu (30/3/2022). Protokol Kesehatan (prokes) ketat diterapkan dalam pelaksanaan pencoblosan untuk memilih kades tersebut.

Salah satunya dalam Pilkades di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Dari pantauan MURIANEWS di lapangan, warga yang memiliki hak pilih terlihat berdatangan di tempat pemungutan suara (TPS) yang digelar di SD 2 Undaan Lor. Terlihat pula petugas Satlinmas desa setempat disebar di sejumlah titik lokasi pelaksanaan Pilkades untuk menjaga keamanan dan mengawasi prokes.

Petugas Satlinmas terlihat mengecek suhu warga yang akan masuk untuk menggunakan hak pilihnya. Petugas juga telah menyiapkan masker dan memberikannya kepada warga yang tak pakai masker saat akan masuk area TPS.

Baca: Pilkades Undaan Lor Kudus Geger

Ada juga petugas kesehatan dari Puskesmas Ngemplak yang terlihat stanby di kompleks lokasi Pilkades.

Ketua Panitia Pilkades Desa Undaan Lor, Rohwan menyebut, dalam situasi pandemi kali ini proses berlangsungnya Pilkades sesuai aturan memang diharuskan mengedepankan protokol kesehatan.

“Memang ketentuannya seperti itu. Mulai saat masuk pun harus sudah ada prokesnya,” ucapnya, Rabu (30/3/2022).

Baca: Kronologi Calon Kades Loram Kulon Kudus Duduk Bersila di TPS Dini Hari

Pihaknya juga bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Ngemplak untuk mengantisipasi jika dimungkinkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam pesta demokrasi. Seperti adanya warga sakit hingga jika dimungkinkan ditemukan kasus positif Covid-19.

“Fasilitas kesehatan juga harus disediakan untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti jika ada yang bersuhu tinggi, atau positif juga bisa langsung tertangani tim medis,” ujarnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.